Nenek Sebatangkara di Srumbung Meninggal Tanpa Ditemani Siapapun

BNews-SRUMBUNG— Seorang nenek sebatang kara di Srumbung ditemukan meninggal dunia di rumahnya Sabtu pagi tadi (16/11). Aminah yang berumur 69 tahun ini ditemukan tetangganya sendiri karena curiga tiga hari tidak tampak.

Kapolsek Srumbung IPTU Sumino membenarkan atas informasi tersebut. “Betul ada seorang nenek yang tinggal sendirian ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya sendiri tadi sekitar pukul08.00 wib. Rumah nenek tersebut di Dusun Gowok Desa Polengan Kecamatan Srumbung,” katanya.

Untuk kronologi penemuan, Kapolsek mendapat keterangan dari saksi yang pertama kali mengetahuinya yakni Tukimah, 50 tetangga korban sendiri. Dari keterangan saksi, ketika itu pulang dari sawah dan merasa curiga karena nenek Aminah tidak terlihat keluar rumah selama tiga hari. Saksi kemudian masuk kedalam rumah melalui pintu belakang yang tidak dikunci.

“Setelah masuk kedalam rumah, saksi mencoba memanggilnya tetapi tidak ada jawaban. Kemudian Tukimah menengok ke sebuah kamar, dan terlihan nenek Aminah dalam posisi terlentang sudah tidak bernyawa dan mulai berbau busuk,” imbuhnya.

Mengetahui hal tersebut, Tuminah langsung keluar rumah meminta pertolongan tetangga lainnya dan melaporkan ke perangkat desa. “Setelah dicek, warga melapor ke Polsek Srumbung atas kejadian tersebut. Selanjutnya petugas bersama tim medis Puskesmas Srumbung datang ke rumah nenek Aminah,” paparnya.

Petugas langsung melakukan olah TKP, dimana diketahui saat pertama diketahui korban memakai kaos warna kuning dan sarung motif kotak kotak. “Korban ini tinggal dirumah seorang diri karena ditinggal bekerja oleh anaknya di Jakarta,” ungkap IPTU Sumino.

“Sementara dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh team kesehatan dari Puskesmas Srumbung, diketahui bahwa korban diperkirakan meninggal karena sakit dan tidak ada bekas tanda tanda kekerasan,”ujarnya.

Loading...

Setelah mendapatkan penjelesan dari team kesehatan Puskesmas yang didampingi oleh petugas Polsek Srumbung pihak keluarga menerima bahwa hal ini adalah murni merupakan musibah.”Selanjutnya korban akan dimakamkan dipemakaman umum setempat,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: