Vita Ervina Ingatkan Pemuda Magelang Terus Bumikan 4 Pilar Kebangsaan

BNews—MUNGKID— Anggota DPR/MPR RI Vita Ervina menegaskan, Empat Pilar Kebangsaan merupakan saka guru atau tiang penyangga yang harus dipahami seluruh masyarakat. Dan menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan demi mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera serta bermartabat.

Hal tersebut disampaikan Vita dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI kepada sekitar 80-an peserta pemuda di Kabupaten Magelang. Empat pilar tersebut meliputi Pancasila, Undang-undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika.

”Ibarat Indonesia adalah rumah, Empat Pilar Kebangsaan adalah tiang penyangga bangunan agar berdiri kokoh. Jika salah satu rapuh, maka bangunan akan mudah roboh,” tutur Vita di Kampung Ulam, Ngrajek, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Selasa (14/7)

Vita Ervina bersama pemuda Magelang di Kampung Ulam.

Anggota Komisi IV Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Tengah 6 itu mengungkapkan Empat Pilar Kebangsaan harus terus dibumikan. Hal tersebut sesuai dengan amanat UU Nomor 27/2009, TAP MPR RI Nomor 1/MPR/2010 dan Inpres Nomor 6/2005.

”Perlu para pemuda pemudi pahami. Di era digitalisasi 4.0, generasi muda berkewajiban untuk memasyarakatkan nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

”Akan tetapi empat pilar tersebut tidak dimaksudkan memiliki kedudukan sederajat. Pada prinsipnya, Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara, kedudukannya berada di atas tiga pilar yang lain,” sambung politisi PDI Perjuangan itu.

Vita Ervina saat memaparkan Empat Pilar Kebangsaan di hadapan pemuda Magelang.

Vita berharap, generasi muda Magelang dan sekitarnya untuk menghayati, memahami, memaknai dan mengimplementasikan empat pilar tersebut di kehidupan masing-masing. Tentunya secara proporsional dengan berperan aktif menjaga keutuhan tanah air dengan memelihara serta mempertahankan NKRI.

”Juga mengedepankan kerukunan, toleransi, saling menghormati dan gotong royong sesama anak bangsa. Dengan demikian kita sudah mengamalkan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” pungkasnya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: