Operasi Ketupat Candi 2026 Berakhir, Polres Magelang Kota Gelar Apel Konsolidasi
- calendar_month Jum, 27 Mar 2026

Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi memimpin apel konsolidasi Operasi Ketupat Candi (OKC) 2026, di Mapolres Magelang Kota, Kamis (26/3/2026). (Foto: Humas Polres Magelang Kota)
BNews–MAGELANG– Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi memimpin apel konsolidasi Operasi Ketupat Candi (OKC) 2026, di Mapolres Magelang Kota, Kamis (26/3/2026). Apel ini sebagai bentuk evaluasi akhir pelaksanaan pengamanan Idulfitri 1447 H.
Kegiatan tersebut diikuti pejabat utama, personel yang terlibat operasi, serta unsur pendukung lainnya yang selama ini bertugas di pos pengamanan, pos pelayanan, dan titik-titik strategis di wilayah hukum Polres Magelang Kota.
Apel konsolidasi ini menjadi bagian penting untuk menyampaikan hasil pelaksanaan operasi sekaligus mengukur efektivitas pengamanan selama masa arus mudik dan balik Lebaran.
Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah bekerja maksimal selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026. Menurutnya, kehadiran anggota di lapangan, khususnya saat pengamanan, penjagaan, pengaturan, dan patroli, menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas serta situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
“Selama operasi berlangsung, personel tersebar di sejumlah titik rawan kepadatan, jalur utama, pusat keramaian, terminal, hingga objek wisata. Ini efektif untuk mengantisipasi potensi gangguan maupun kemacetan arus kendaraan,” ujarnya, dalam keterangan pers yang diterima BorobudurNews.com.
Dikri mengungkap hasil Operasi Ketupat Candi 2026 bahwa untuk arus lalu lintas saat ini sudah terpantau landai. “Memang arus lalu lintas pada tahun ini tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, cenderung menurun,” ungkapnya.
Secara umum pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah hukum Polres Magelang Kota berjalan lancar dan terkendali. Arus kendaraan baik pada masa arus mudik maupun balik terpantau relatif aman, tertib, dan tidak mengalami kepadatan signifikan seperti tahun-tahun sebelumnya.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Penurunan volume kendaraan pada tahun ini, menurut Dikri, turut memengaruhi kondisi lalu lintas yang lebih landai. Meski demikian, personel tetap disiagakan secara maksimal untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan rasa aman selama perjalanan.
Dari sisi gangguan kamtibmas, terdapat satu kejadian yang menonjol yakni tindak pidana membawa senjata tajam. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Magelang Tengah dan telah berhasil ditangani oleh jajaran Polres Magelang Kota.
“Pelaku dalam kejadian tersebut sudah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tandas Dikri.
Terkait data kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan OKC 2026, tercatat ada enam kejadian. Dari jumlah tersebut, seluruh korban yang total berjumlah 12 orang mengalami luka ringan.
“Tidak ada korban luka berat maupun korban meninggal dunia. Ini menjadi indikator bahwa pengawasan dan pengendalian lalu lintas di lapangan berjalan cukup efektif,” ujarnya.
Dikri menegaskan, data kecelakaan tersebut menjadi bahan evaluasi penting untuk meningkatkan pola pengamanan dan penanganan lalu lintas pada agenda berikutnya.
Tambah Dikri, meskipun Operasi Ketupat Candi 2026 telah selesai, Polres Magelang Kota tetap melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan sebagai langkah antisipasi terhadap pergerakan masyarakat yang masih melakukan perjalanan setelah puncak arus balik. Pengawasan di lapangan akan tetap dilakukan untuk memastikan situasi kamtibmas dan kelancaran arus lalu lintas tetap terjaga. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar