Pasangan Suami Istri Ditangkap Gegara Punya Nafsu Ranjang Luar Biasa

BNews—JATENG— Seorang suami berinisial SC, 44, merelakan istrinya untuk menikah dengan pria lain. Gara-garanya, sang istri, BD, 37, memiliki Hasrat di atas ranjang yang luar biasa sehingga SC tak sanggup melayani.

Peristiwa unik tersebut terjadi di Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Namun, diakhir cerita keduanya malah ditangkap polisi karena diduga memalsukan identitas.

Selain karena hasrat sang istri yang kelewat batas, motif lainnya juga karena faktor ekonomi. SC yang tercatat sebagai perangkat desa ini bersama istrinya BD sudah sepakat untuk membayar utang.

BD yang sehari-hari menjadi Kepala PAUD mengambil jalan pintas menjual diri dengan cara mencari sasaran laki-laki lain yang mau diajak menikah. Melalui aplikasi pertemanan secara online.

BD kemudian berkenalan dengan pria dari Kecamatan Sale, Rembang, berinisial A. Saat jumpa darat, BD mengaku masih perawan. Setelah berpacaran selama dua minggu, sama-sama cocok memutuskan untuk menikah.

Saat itulah muncul niat dari tersangka, memalsukan identitas sang istri dengan menggunakan identitas milik wanita tetangganya, berinisial I yang berstatus belum menikah, sampai terbit buku nikah dari KUA. I sendiri merupakan guru PAUD yang kebetulan dikepalai BD.

Kasus terbongkar, setelah korban I akan menikah dengan calon suaminya mendatangi KUA Lasem. I kaget ternyata berstatus sudah menikah. Merasa identitasnya disalahgunakan, I melaporkan kejadian tersebut ke Polres Rembang, sekira bulan Mei 2021 lalu.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Kapolres Rembang, AKBP Dandy Aryo Yustiawan mengatakan selama menikah dengan suami baru, BD mendapatkan jatah uang Rp450 ribu setiap minggu.

’Suami lamanya yang membantu mengurus surat-surat dengan cara yang tidak betul supaya istrinya bisa menikah lagi dengan pria lain dan bisa mendapatkan penghasilan. Jadi dokumen nikah asli, proses pengajuannya yang dipalsukan,” kata Dandy, Senin (13/9).

Dandy menyebut, berdasarkan hasil pemeriksaan wanita yang menjadi tersangka, BD mengaku pada malam hari melayani suami barunya. Sedangkan pada siang hari mengajar di Lasem dan mampir ke rumahnya untuk melayani suami pertama.

”Kurang puasnya si istri ini,” ujarnya.

Saat menyadari tindakannya akan terkuak, tersangka pasangan suami istri tersebut sempat kabur ke Bali. Polres Rembang berhasil menciduk tersangka di Pulau Dewata.

Atas kasus ini, polisi menjerat tersangka dengan pemalsuan dokumen, ancaman hukumannya enam tahun penjara. Kini tersangka meringkuk di dalam sel Mapolres Rembang, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ifa/han)

Sumber: iNews

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: