Pasien Positif Asal Temanggung Melarikan Diri

BNews–TEMANGGUNG– Warga dipanikan dengan adanya seorang pasien positif covid-19 di Temanggung kabur dari lokasi karantina. Pasien berjenis kelamin laki-laki ini dinyatakan positif setelah hasil swabnya keluar.

Laki-laki tersebut diketahui merupakan warga Kecamatan Tembarak yang kabur menumpak ojek. Ia kabur dari lokasi karantina yang disedikan Pemkab di Gedung Pemuda Temanggung.

Koordinator Karantina Gedung Pemuda, Sri Haryanto mengatakan, yang bersangkutan kabur pada malam pertama menjalani karantina di Gedung Pemuda. Diduga karena belum siap secara mental dan belum memahami maksud dari karantina tersebut.

Kendati tidak menyebut nama namun dia memastikan yang bersangkutan berjenis kelamin laki-laki berusia 38 tahun.

“Malam pertama Rabu malam Kamis (11/6/2020), kita baru sibuk menambah persiapan yang masih harus ditambah. Hal itu untuk beliau-beliau (warga positif) agar nyaman. Mungkin yang bersangkutan secara mental belum siap. Kebetulan dia datang paling awal jadi masih agak sepi lalu kabur ternyata setelah di cek pulang ke rumah,” katanya Jumat (12/6/2020).

Setelah mengetahui keberadaan yang bersangkutan petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung selang sehari lalu menjemput kembali dengan prosedur memakai APD lengkap. Ia pun kembali di bawa ke Gedung Pemuda Temanggung, dengan diberikan pengertian sehingga saat ini mau menjalani karantina.

Sri menjelaskan, bahwa di tempat karantina itu sesungguhnya membantu orang terpapar corona agar cepat sembuh kembali. Dalam karantina pun suasana dibuat sedemikian rupa hingga jauh dari kesan dikurung, dikucilkan atau dianggap sebagai pesakitan.

Loading...
DOWNLOAD MUSIK-MASUKI DENY CAKNAN (KLIK DISINI)

Namun demikian, ia juga meminta agar masyarakat tidak berstigma negatif terhadap warga terpapar corona, sebab sakit bukanlah aib, justru harus diberikan semangat agar sehat.

“Kita itu membantu memfasilitasi agar cepat sehat dan dengan karantina sebisa mungkin untuk menghentikan penularan atau penyebaran. Bukan mengucilkan, bahkan sangat jauh dari hal itu, maka masyarakat juga harus paham,” ujarya.

“Jangan mengucilkan, kasihan mereka karena ada yang kena doakan jangan dikucilkan, tentunya siapapun tidak mau tertular corona,” tegasnya.

Bupati Temanggung Muhammad Al Khadziq, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Hanya saja saat ini yang tengah dicari oleh petugas adalah identitas tukang ojek yang membawa pasien tersebut saat keluar dari Gedung Pemuda, karena ada potensi tertular.

“Salah satu pasien positif itu pulang dengan loncat pagar dan naik ojek saat pulang. Tapi sekarang sudah dijemput kembali dan sudah diberi pengertian oleh petugas. Tapi sekarang sedang dicari siapa tukang ojeknya ini, sebab dikhawatirkan bisa tertular jadi positif maka kalau ketemu harus dilakukan rapid test,” katanya.

Di Gedung Pemuda saat ini menampung 48 orang warga positif corona, kepada mereka selain dilakukan perawatan sedang dilakukan assesment kesehatan secara berkelanjutan. Assesment dilakukan di RSUD Temanggung, dan apabila diketahui nantinya ada penyakit penyerta akan diisolasi di rumah sakit. (*/Islh)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: