Pasien Positif Baru Merupakan Pedagang Warung Yang Berbelanja di Pasar Borobudur

BNews–MUNGKID– Pasien positif covid-19 baru di Kabupaten Magelang berasal dari Kecamatan Borobudur (7/7/2020). Ia dilaporkan Pemkab Magelang merupakan seorang laki-laki berusia 68 tahun.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi membenarkan pasien positif covid-19 baru tersebut berasal dari Borobudur. “Pekerjaanya adalah pedagang warung klontong dan sering belanja di area Pasar Borobudur,” katanya.

Sebelumnya, ia dirawat di RSUD Muntilan dirujuk dari RS Aisiyah Muntilan sejak tanggal 1 Juli. Saat masuk rumah sakit, hasil rapid test reaktif sehingga menjadi PDP.

“Namun setelah di swab hasilnya positif. Namun demikian tidak memiliki riwayat perjalanan dan kontak dengan kasus positif. Kontak dengan orang banyak hanya saat di Pasar Borobudur tersebut,” imbuh Nanda.

Nanda mengungkapkan juga, informasi dari Kadinkes Retno bahwa warung kelontong tersebut sudah disarankan untuk ditutup sementara dahulu. Nanti akan dilakukan penyemprotan disinfektan dulu dan pemantauan.

“Untuk tracking baru dilakukan oleh petugas terkait. Dan untuk rapid test dilakukan kepada beberapa orang yang kontak erat dengan pasien,” ungkapnya.

“Prosedurnya prioritas yang kontak erat dulu untuk rapid test. Jika hasilnya reaktif nanti akan berlanjut swab,” ujarnya.

Loading...

Dengan penambahan pasien baru tersebut, total sebanyak tiga orang pasien positif covid di Kabupaten Magelang yang masih dirawat. ”Sementara untuk jumlah pasien positif yang sembuh hingga kini sebanyak 138 orang,” tuturnya.

DOWNLOAD MUSIK KEREN (KLIK DISINI)

Lanjutnya, jumlah kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga mengalami perubahan dari data sebelumnya. Pada data sebelumnya ada 20 PDP dan saat ini menjadi 17 PDP.

”Dari 20 PDP tersebut tiga orang diantaranya pulang membaik, satu orang alih status yang berasal Kecamatan Borobudur dan ada satu PDP baru dari Kecamatan Sawangan,” imbuhnya.

Untuk tiga PDP yang pulang membaik berasal dari Kecamatan Muntilan, Dukun dan Srumbung. Selanjutnya untuk jumlah total PDP yang pulang membaik, hingga kini sebanyak 246 orang.

”Untuk jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini ada 11 orang. Jumlah tersebut mengalami kenaikan setelah ada satu ODP baru,” jelas Nanda.

Sementara untuk jumlah pasien meninggal dunia hingga 7 Juli 2020 tercatat sebanyak 38 kasus. Total itu dengan rincian 34 PDP dan 4 pasien positif. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: