PDP Corona Asal Secang yang Meninggal Punya Riwayat Ijtima di Gowa

BNews–SECANG– Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Secang yang meninggal dunia memiliki riwayat perjalan dari acara Ijtima Gowa Sulawesi sebelumnya. Hal ini disampaikan Kepala Desa Krincing Secang, dimana pasien tersebut dilakukan screening awal saat tiba di Secang.

Heri Purwanto mengatakan bahwa pasien tersebut merupakan warga tetangga desanya, bukan dari Desa Krincing. Namun saat pulang dari acara Ijtima di Gowa Sulawesi, pasien tersebut dengan 5 orang lainnya lakukan screening di Balai Desa Krincing.

“Pasien tersebut berangkat dengan 5 orang dari warga desa yang sama. Mereka pulang dari Gowa tanggal 21 Maret 2020 lalu, tidak langsung kembali ke pondok atau rumah tetapi ke balai desa krincing,” katanya.

“Untuk 5 orang lainnya sudah melewati masa Orang Dalam Pengawasan. Untuk kondisinya pastinya saya tidak tahu,” imbuhnya.

Heri juga mengaku sempat konfrimasi ke Kepala Desa dimana pasien tinggal, dan dijawab meninggal dunia karena serangan jantung. Namun dari proses pemakaman menggunakan protokol pasien covid-19.

Ditanya terkait sejak kapan pasien sakit dan dirawat, Heri menjawab tidak tahu pasti akan informasi tersebut. Namun, dirinya mendapat klarifikasi informasi dari salah satu ustand di pondok.

“Setelah periksa di Balai Desa Krincing, pasien tersebut langsung ikut sebuah travel menuju arah Magelang. Sejak saat itu tidak pernah ketemu,” klarifikasi ustad kepada Heri.

Loading...

“Belia (pasien PDP yang meninggal), sudah niat tidak mau pulang ke rumah tetapi langsung ke Magelang dan tidak tahu kemana arahnya,” lanjut penjelasan ustad kepada Heri.

Sebelumnya diberitakan, bahwa seorang warga PDP asal Secang meninggal dunia dan telah dimakamkan secara protokol covid-19 (10/4/2020). Dengan kejadian tersebut, jumlah PDP meninggal dunia warga asal Kabupaten Magelang berjumlah 9 orang. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: