Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Pemdes Bandongan Magelang Bangun Rumah Budi Daya Maggot

Pemdes Bandongan Magelang Bangun Rumah Budi Daya Maggot

  • calendar_month Kam, 9 Nov 2023

BNews–MAGELANG– Pemerintah Desa (Pemdes) Bandongan membangun rumah budi daya maggot. Rumah maggot ini berada di Dusun Beran, Desa Bandongan, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang.

Kepala Desa Bandongan, Sujono mengungkap, pemerintah akan membangun tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) regional di Desa Gandusari dan Rejosari, Kecamatan Bandongan. Dia pun berupaya untuk menangkap peluang adanya proyek tersebut.

Pemdes pun mendapat bantuan pengelolaan sampah organik dan budi daya maggot. Menurut Sujono, budi daya maggot ini menjadi satu solusi untuk permasalahan sampah di wilayahnya.

“Utamanya menyadarkan warga Desa Bandongan agar lebih peduli terhadap pengolahan sampah,” ungkapnya, Senin (6/11/2023).

Dia menyebut, budi daya maggot ini sebetulnya sudah dilakukan hampir dua bulan lamanya. Saat itu, dia membeli bibit atau telur maggot sebanyak empat gram dengan nilai Rp600 ribu. Lantas, dibudidayakan hingga menjadi pupa dan lalat.

“Targetnya, tiga bulan mendatang, pemdes bisa menghasilkan maggot lima hingga enam ton per bulan,” ujarnya.

Menurutnya, peluang jual beli maggot semakin tinggi. Lantaran banyak dicari untuk pakan ternak karena memiliki protein yang tinggi.

Sujono menjelaskan, setiap tahapan menuju maggot pun, dipisahkan. Mulai dari telur hingga lalat.

“Sudah kami tulisi. 1-14 hari itu ditempatkan sebelah mana, 14-21 hari itu di mana. Sudah kami beda-bedakan umur maggotnya,” jelasnya.

Lanjut Sujono, pengelola rumah maggot ini ada empat orang. Namun bakal dikembangkan lagi agar lebih banyak dan hasilnya baru dijual.

“Saya ingin mengelola sampah organik untuk meminimalisir produksi sampah,” imbuhnya.

Dia berharap, rumah maggot di desanya ini bisa menjadi percontohan desa lain. Selain itu, diharapkan Desa Bandongan bisa bebas dari sampah. Beruntung, dia menilai, kesadaran warganya akan pengolahan sampah, semakin tinggi.

Warga pun mendukung pembukaan rumah maggot tersebut. Meski semula menentang karena dikhawatirkan menimbulkan bau yang tidak sedap.

“Budi daya maggot akan kita kembangkan. Setelah kami beri sosialisasi kepada warga, mereka menerima dan bahkan ingin ikut budi daya sendiri,” katanya.

Rumah itu merupakan bantuan dari program pengolahan limbah organik yang terwujud berkat Pasar Modal Indonesia dan dukungan dari benihbaik.com. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less