Pemkab Gelar Serangkaian Persiapan Jelang Natal Dan Tahun Baru
BNews–MAGELANG-– Berbagai langkah persiapn dilakukan Pemkab Magelang menjelang Libur Natal dan Tahun Baru mendatang. Antara lain melakukan rapat koordinasi bersama jajaran Forkopimda dan OPD terkait kemarin (14/12/2021).
Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Magelang, M Nur Rochmad Isro’i melaporkan, maksud dan tujuan diselenggarakannya Rakor terpadu ini; yakni untuk mewujudkan situasi aman dan nyaman selama pelaksanaan Nataru ditengah-tengah Pandemi Covid-19 yang belum berakhir.
“Selain itu juga memastikan terjaminnya kebutuhan pokok, penting dan mendesak,” jelas, M Nur Rochmad dalam laporannya.
Adapun materi Rakor yang akan dipaparkan antara lain, kesiapan Pemerintah Daerah dalam menghadapi Nataru; kesiapan Kepolisian dalam rangka cipta kondisi Nataru, dan terjaminnya pertahanan; dan keamanan dalam mendukung pelaksanaan Nataru 2021/2022 di wilayah Kabupaten Magelang.
Bupati Magelang, Zaenal Arifin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Forkopimda Kabupaten Magelang yang selama ini telah bekerjasama; bergotongroyong dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Magelang dalam mensukseskan pelaksanaan program vaksinasi. Sehingga bisa berjalan dengan baik, lancar dan memenuhi target.
Ia menegaskan, pada tanggal 9 Desember 2021 yang lalu, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah mengeluarkan; Intruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019; pada saat Natal Tahun 2021 dan Tahun Baru Tahun 2022.
Di mana dalam Intruksi tersebut agar ada pembatasan kegiatan/acara/event perayaan pergantian tahun dan melaksanakan pengetatan; serta pengawasan protokol kesehatan di tempat-tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan guna menekan peningkatan kasus baru Covid-19.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Kami menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Magelang agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan menahan diri dengan membatasi kegiatas/acara/event Perayaan Natal dan pergantian tahun, agar wabah covid-19 tidak ada kasus baru dan tidak meningkat penyebarannya,” tegas, Zaenal.
Zaenal meminta, agar Dinas Kesehatan beserta Instansi terkait lainnya bisa melakukan percepatan pencapaian target vaksinasi, dimana target dosis pertama adalah 70 persen dan target dosis kedua adalah 48,57 persen dari total sasaran, termasuk vaksinasi bagi lansia sampai akhir bulan Desember 2021.
Dan memulai vaksinasi anak usia 6 tahun sampai dengan 11 tahun apabila telah mencapai target minimal 70 persen dosis pertama total sasaran, dan target minimal 60 persen dosis pertama lansia sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Lakukan pengetatan dan pengawasan protokol kesehatan di tempat-tempat yang berpotensi terjadinya kerumunan diantaranya Gereja/tempat yang difungsikan sebagai tempat ibadah pada saat perayaan Natal Tahun 2021, tempat perbelanjaan dan tempat wisata lokal,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, Zaenal juga meminta OPD terkait untuk memastikan ketercukupan dan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) dengan harga yang terjangkau oleh semua lapisan masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa saat ini status kebencanaan Gunung Merapi masih pada level III atau berstatus Siaga, sehingga memerlukan kewaspadaan bersama, khususnya bagi wilayah-wilayah yang berpotensi bahaya sebagaimana telah direkomendasikan oleh BPPTKG.
“Setiap OPD/Instansi yang tergabung dalam Satgas Tanggap Darurat agar selalu siap siaga 1×24 jam, apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. Terakhir pesan saya berikan pelayanan terbaik kepada seluruh warga masyarakat, lakukanlah dengan niat yang tulus dan ikhlas sebagai bentuk pertanggungjawaban kita selaku abdi masyarakat dan abdi negara,” pungkasnya. (bsn)