Pemkab Magelang Sahkan RAT KPRI Abdi Negara Kabupaten Magelang, Ini Hasilnya

BNews–MAGELANG– Hasil Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Abdi Negara Kabupaten Magelang telah disahkan melalui Rapat Pleno oleh Pemkab. Hal ini sebagai agenda tutup buku tahun 2020 yang digelar secara virtual.

Bupati Magelang, Zaenal Arifin mengapresiasi kepada KPRI Abdi Negara Kabupaten Magelang. Dimana dalam laporan keuangan tahun 2020 telah di audit oleh Akuntan Publik dengan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Teriring harapan semoga KPRI Abdi Negara Kabupaten Magelang bisa terus mempertahankan kelangsungan usaha di Tahun 2021. Dimana masih dalam situasi lesunya dunia usaha dan ancaman resesi global akibat Pandemi Covid-19 yang masih melanda hingga saat ini,” ungkap, Zaenal Arifin.

Zaenal mengatakan, RAT ini merupakan suatu agenda wajib di dalam kepengurusan koperasi. Hal ini karena di dalam rapat tersebut akan terjadi pertanggungjawaban pengurus koperasi selama satu tahun kepada para anggota koperasi yang bersangkutan.

Manfaat diselenggarakannya RAT diantaranya adalah untuk mengukur progres atau kemajuan koperasi dalam kurun waktu 1 tahun terakhir. Serta menilai pelaksanaan program kerja dan kegiatan yang telah ditetapkan pada penyelenggaraan RAT sebelumnya.

“Disamping itu, forum RAT juga dapat dimanfaatkan untuk memetakan kendala dan permasalahan yang dihadapi, agar dapat dicarikan solusinya. Sehingga kegiatan koperasi untuk masa-masa yang akan datang, dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan bersama,” katanya.

Untuk diketahui, sampai saat ini KPRI Abdi Negara memiliki anggota sebanyak 2.211 orang dengan jumlah aset lebih dari Rp. 11,7 milyar dan berhasil membukukan SHU sebesar Rp. 504.469.614,65 atau 88,46% dari target yang ditetapkan.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Magelang, Basirul Hakim berharap ditengah-tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi di masa Pandemi, KPRI Abdi Negara dapat memberikan solusi keuangan bagi para anggotanya, terutama pada waktu orang tua akan menyekolahkan anak-anaknya.

“Sebentar lagi banyak orang tua yang butuh pinjaman untuk memasukan anaknya ke jenjang sekolah yang lebih tinggi, sehingga pengurus dapat menyiapkan keperluan tersebut,” kata Basirul.

Menurut Basirul, partisipasi anggota dalam bentuk saran pendapat untuk kemajuan koperasi secara umum dirasa masih kurang. Kemampuan mengakses sumber daya produktif, khususnya akses pasar permodalan juga perlu ditingkatkan.

“Kami menyadari sepenuhnya bahwa upaya-upaya yang dilakukan pemerintah tidak akan banyak berarti jika tidak didukung setiap komponen gerakan koperasi itu sendiri. Saya berharap dalam menghadapi perdagangan bebas koperasi mampu berinovasi, terutama dalam menumbuhkan jenis usaha yang produktif sehingga keberadaan koperasi dari waktu ke waktu dapat bersaing di pasar global,” pungkas, Basirul. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: