Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Pemkot Magelang Gelar Merti Gunung Tidar 2026 Selama 3 Hari, Ada Pengajian Hingga Kirab Tumpeng

Pemkot Magelang Gelar Merti Gunung Tidar 2026 Selama 3 Hari, Ada Pengajian Hingga Kirab Tumpeng

  • calendar_month 1 menit yang lalu

BNews–MAGELANG– Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang menggelar tradisi Merti Gunung Tidar 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (6/11/2026) hingga Minggu (8/11/2026).

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Magelang, Windo Atmoko, menjelaskan bahwa dalam rangkaian Merti Gunung Tidar, bakal ada pengajian akbar di Alun-alun Kota Magelang dengan menghadirkan pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri, KH Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar (Gus Kautsar) pada Jumat malam. Rangkaian acara berlanjut pada Sabtu (7/11/2026) dengan perlombaan penjor.

“Lebih dari 100 penjor akan dipasang di kawasan Alun-Alun, Pecinan, hingga Lembah Tidar. Sore harinya, mulai pukul 15.00 WIB, diselenggarakan panggung pentas kesenian di Water Toren Alun-Alun,” ujar Windo, Jumat (6/11/2026).

Dia menjelaskan, puncak acara berlangsung pada Minggu (8/11/2026) melalui Kirab Tumpeng yang dimulai pukul 06.30 WIB dari depan Masjid Agung Kauman. Wali Kota Magelang beserta rombongan dan ribuan warga akan berjalan kaki mengarak tumpeng menuju puncak Gunung Tidar.

Total tumpeng yang diarak mencapai 194 buah, terdiri dari 192 tumpeng perwakilan dari seluruh RW di Kota Magelang dan dua tumpeng utama dari Pemkot Magelang. Estimasi peserta kirab berkisar antara 1.300 hingga 1.500 orang, di mana setiap RW mengirimkan 15 hingga 20 perwakilan.

Para peserta mengenakan pakaian adat bernuansa Jawa yang disesuaikan dengan kenyamanan pergerakan fisik, seperti perpaduan kaus putih, sorjan, iket, blangkon, serta kain jarit model sabit urang.

“Merti memiliki arti memelihara lingkungan, kebudayaan, dan tradisi. Wali Kota berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan untuk mempererat kebersamaan pimpinan daerah dan warga,” jelas Windo.

IKUTI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Rute kirab akan bergerak dari Masjid Agung Kauman menuju utara, mengitari Alun-Alun, melintasi Jalan Pemuda (Pecinan), dilanjutkan ke Jalan Jenderal Sudirman, hingga masuk ke kawasan Lembah Tidar dan naik ke puncak Gunung Tidar.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Magelang, M. Yunus, menyampaikan bahwa arus lalu lintas selama kirab berlangsung akan diatur dengan sistem buka-tutup di Jalan Pemuda untuk meminimalkan kemacetan.

“Jalan Pemuda diarahkan menggunakan jalur sebelah kanan dengan penyekatan traffic cone. Penutupan dilakukan secara situasional saat rombongan kirab melintas sekitar pukul 07.00 hingga 08.30 WIB,” ujarnya.

Sementara itu, untuk Jalan Jenderal Sudirman yang memiliki ruas lebih lebar, rombongan kirab akan menggunakan lajur sebelah kiri tanpa penutupan total. Masyarakat umum tetap diizinkan menyaksikan kirab di sepanjang rute. Kantong parkir di Jalan Pemuda diatur secara seri/lurus di sisi sebelah kiri. (mta)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less