Pendaftar Kartu Prakerja Gelombang 12 Keluhkan ’Status Dievaluasi’, Ini Penjelasannya

BNews—NASIONAL— Pemerintah resmi membuka pendaftaran gelombang ke-12 program Kartu Prakerja dengan kuota sebanyak 600 ribu peserta, kemarin (24/2). Sasaran target peserta dari program itu adalah para pencari kerja atau pekerja yang ingin meningkatkan keterampilan.

Hari pertama dibuka pendaftaran, masyarakat banyak yang langsung menyerbu laman www.prakerja.go.id untuk mencoba peruntungan. Beberapa diantaranya ada yang sudah melewati beberapa tahapan, tapi mereka dibuat bingung dengan status ’Sedang Dievaluasi’ setelah melewati rangkaian proses pendaftaran.

Salah satu contohnya dialami oleh pengguna Twitter @ajemaydi_03. Dia menyatakan status pendaftaran dirinya saat ini yaitu sedang dievaluasi.

”Maaf mau tanya memang tidak ada unggah selfie dengan KTP atau punya saya yang error? Tapi statusnya sedang dievaluasi. Makasih,” cuit akun Twitter @ajemaydi_03 yang dikutip Borobudur News, Kamis (25/2).

”Itu artinya belum berhasil apa sedang dievaluasi?,” tanya akun Twitter @bintangarthaku.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Tak hanya itu, ditemukan juga warganet yang mempertanyakan hal serupa di kolom komentar akun Instagram @prakerja.go.id.

”Admin @prakerja.go.id kalau sudah daftar terus keterangannya sedang dalam proses evaluasi. Itu maksudnnya bagaimana ya? Terus nunggu berapa lama prosesnya?,” kaya akun Instagram @fahritaassyifa.

Menanggapi hal itu, Head of Communication PMO Kartu Praekerja, Louisa Tuhatu menjelaskan bahwa keterangan itu memang pasti akan selalu muncul bagi mereka yang sudah selesai melakukan pendaftaran. ”Betul, akan tetap muncul,” terangnya.

Ia menjelaskan, status tersebut artinya masih dalam proses seleksi yang dilakukan oleh sistem untuk mengecek syarat-syarat dari para calon peserta. ”Proses seleksi dilakukan oleh sistem setelah penutupan gelombang, bukan dilakukan oleh manusia,” jelasnya.

Louisa menyebut proses tersebut tak akan memakan waktu yang cukup lama, karena itu dilakukan melalui sistem. ”Dalam proses seleksi itu, sistem akan melakukan pemeriksaan data dengan Dukcapil (untuk memverifikasi NIK/KK). Dengan Kemsos (untuk memastikan orang itu belum pernah menerima bansos lainnya). Dengan Kemdiknas (untuk memastikan orang itu tidak sedang menempuh pendidikan formal),” pungkasnya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: