Pengadaan Lahan Untuk Pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah Di Magelang Segera Dimulai

BNews–MAGELANG– Tahapan Pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Kabupaten Magelang terus dilaksanakan. Setelah tahapan perencanaan desain, AMDAL, TIM Perencanaan melaksanakan tahapan berikutnya, yakni penyediaan lahan.

Pelaksanaan tahapan tersebut akan dilaksanakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Dimana yang sebelumnya Pemerintah Kabupaten Magelang, telah menyediakan lahan dan siap untuk dilaksanakan pembangunan.

Oleh karena itu, kemarin Selasa 25 Mei 2021 bertempat di Ruang Rapat Melati DPUPR Kabupaten Magelang diadakan sosialisasi pengadaaan lahan. Dimana dihadiri oleg 25 pemilik tanah yang akan menjadi lokasi pembangunan MAJT.

Kegiatan itu digelar oleh Sekretariat Tim Persiapan Pengadaan Tanah Untuk PembangunanMJTA Kabupaten Magelang. Dimana yang diketuai Kepala DPUPR Kabupate Magelang.

Wakil Ketua Tim Persiapan Pengadaan Tanah  Pembangunan MAJT Kabupaten Magelang , Adang Atfan mengatakan pengadaan dilokasi dimaksud diperbarui prosesnya. Jika yang lalu menggunakan mekanisme “pengadaan langsung” saat ini menggunakan Proses Pengadaan tanah untuk kepentingan umum. 

“Hal ini karena kegiatan yang membutuhkan tanah merupakan salah satu bentuk kepentingan umum,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa proses penetapan lokasi merupakan bagian dari beberapa tahap persiapan. Yakni tahapan Kedua dari 4 tahapan.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Kali merupakab bagian dari empat persiapan. Yakni Perencanaan,Persiapan,  Pelaksanaan dan Penyerahan Hasil. Setelah proses “persiapan” selesai dilaksanakan dilanjutkan Proses pelaksanaan yang dilaksanakan oleh Kantor Pertanahan (dengan tetap melalui proses penilaian harga lagi),” ungkapnya.

Adang Atfan yang juga Kepala Bidang Penataan Ruang dan Pertanahan DPUPR Kabupaten Magelang memaparkan bahwa kebutuhan tanah untuk Pembangunan MJAT ini  seluas + 5 Ha.

“Jumlah  tersebut terdiri dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah + 3,4 Ha, dan baru tersedia : + 22.694 M² dan tambahan : + 9.505 M² (menyesuaikan design) + 32.199 M². Sementara dari Pemerintah Kabupaten seluas + 1,6 Ha,” terangnya.

Untuk lahan tersebut, lanjutnya rencana pengadaan TA 2021 melalui tahapan Penetapan Lokasi. Yakni dengan alokasi Anggaran Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jawa Tengah TA. 2021 Rp.40.000.000.000,00 menjadi Rp.10.000.000.000,00 (refocusing); dan Rp. 30.000.000,00 telah dianggarkan pada APBD Provinsi 2022.

Adang juga menyampaiakn bahwa MAJT Merupakan salah satu prioritas dalam RPJMD Provinsi Jawa Tengah 2018-2023. Dimana yang Diintegrasikan Dengan Konsep Islamic Centre Yang Juga Merupakan Prioritas RPJMD Kabupaten Magelang 2019-2024.

“Secara Tata Ruang telah sesuai, karena berada Di Sp-2 Perpres 58/2014. Dan secara Zonasi Di Zona B1 (Budidaya Perkotaan); Dan B5 (Budidaya Hutan Rakyat) Perpres 70/204; Maka dari itu telah dinyatakan layak oleh dokumen amdal,” tegasnya. 

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Pada sosilaisasi tersebut, lanjut Andang juga ditekankan bahwa semua proses persiapan pengadaan tanah MAJT Kabupaten Magelang; dilaksanakan oleh Tim Persiapan dengan Kesekretariatan Di Kantor DPUPR Kabupaten Magelang.

“Proses pengadaan tanah tahap II ini ditargetkan selesai sebelum akhir tahun ini. Hal ini dikarenakan sesuai perencanaan yang ada. Dimana proses pembangunan ini akan dilaksanakan mulai akhir tahun dengan sistem multi years,” tegasnya,

Ia juga berharap di tahun2023 telah selesai pembangunannya. “Dan di tahun 2024 sudah bisa beroperasional untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: