Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Salon Martha Ayu
- calendar_month Rab, 11 Mei 2022

Mahasiswa Tama Siswa Yogyakarta saat lakukan pendampingan di Salon Ayu
BNews–JOGJA– Tumbuhnya perekonomian Indonesia tidak lepas dari peran UMKM yang mampu mendongkrak perekonomian masyarakat secara mandiri. Serta mendukung laju pertumbuhan laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia.
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan jenis usaha produktif yang hingga saat ini perkembangannya sangat pesat. Tercatat saat ini UMKM di Indonesia banyak yang terdiri dari pertanian, peternakan, pengolahan, perdagangan, jasa dan komunikasi (BPS, 2020).
Di Indonesia UMKM memiliki peranan strategis dan pengaruh yang besar bagi pertumbuhan ekonomi Nasional dengan jumlah yang tidak sedikit.
Pandemi Covid-19 telah membuktikan bahwa UMKM berperan penting terhadap perekonomian Indonesia. Sektor UMKM dinilai paling tinggi tingkat rentannya terhadap pandemi; karena pada umumnya UMKM berpenghasilan dari perputaran dagang yang dilakukan setiap hari.
Ketika UMKM tidak mampu lagi menopang krisis ekonomi akibat pandemi, perekonomian Indonesia turun drastis akibat dari sektor transportasi, pariwisata; perdagangan, kesehatan dan sektor rumah tangga, merupakan sektor paling terampak dari Covid-19 (Kartika, 2020).
Wabah Covid-19 ini juga dirasakan oleh UMKM pada jasa Salon Martha Ayu; yang ada di kota Yogyakarta tepatnya pada Jalan Janturan Nomor 26. Dimana dimana dampak tersebut dapat membuat banyak konsumen yang tidak datang ke tempat salon untuk mempercantik diri.
Hal tersebut karena seperti yang telah kita ketahui bahwa dengan adanya Covid-19 ini tentu banyak masyarakat yang tidak memili uang. Pasalnya hampir semua masyarakat yang bekerja di berbagai perusahaan dihentikan akibat Covid-19.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Sehingga terjadilah penurunan ekonomi dan pada akhirnya UMKM salon Martha Ayu juga mengalami penurunan ekonmoi akibat dampak Covid-19. Yang jelas karena kurangnya konsumen yang datang ke salon tersebut.
Pertumbuhan Usaha Kecil dan Menengah tidak bisa dipisahkkan dari problematika seputar pengelolaan menjadi panutan masyarakat global.
Penyebab lemahnya kinerja dan produktifitas UMKM diduga kuat karena lemahnya karakter kewirausahaan; serta belum optimalnya peran manajerial dalam mengelolah usaha pada lingkungan bisnis yang cepat berubah.
Ketika UMKM mampu meningkatkan kemampuan manajemennya, maka tentu mereka mampu menyusun inovasi; supaya dapat digunakan sebagai alat dalam mengembangkan dan menumbuhkan usaha. Strategi yang tepat sangat diperlukan bagi pemilik usaha UMKM; mengingat dalam pengembangan usahanya dituntut kemampuan dalam mengidentifikasi peluang dan ancaman yang berada dalam lingkungan usahanya.
Penentuan inovasi yang sesuai dengan pangsa pasar akan berdampak pada pencapaian target kinerja usaha yang baik.
Kinerja keuangan didefinisikan sebagai unit yang sangat krusial dalam peningkatan pertumbuhan UMKM, hal ini dikarenakan kinerja keuangan yang yang baik dan sehat akan memberikan masukan yang tepat untuk pengambilan keputusan. Tanpa kinerja keuangan yang baik dan sehat sebuah badan usaha yang tadinya memiliki prdaospek cerah dan berumur panjang dapat menjadi bangkrut dalam waktu singkat. Melalui kinerja keuanga yang baik dan sehat, diharpkan UMKM dapat mengevaluasi seberapa jauh berdampak dalam pertumbuhan UKM baik dalam bidang laba, penjualan, jumlah karyawan dan jumlah pelanggan.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Hal ini tidak pernah terjadi pada sebelumnya sehingga UMKM yang sudah berjalan menjadi tidak stabil. Bahkan pengaruh ini dirasakan oleh seluruh dunia yang dimana sudah lumayan cukup lama dari tahun 2019 pada bulan Maret.
Oleh karena itu, pemerintah mengambil keputusan baru dengan cara menerapkan PPKM agar UMKM tetap dapat di buka selama pandemi ini; tetapi ketika UMKM di buka selama PPKM ini tentu ada beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh masyarakat; seperti membuka usahanya mulai dari pagi sampai sore saja, agar tidak terlalu banyak aktivitas yang dilakukan sehingga bisa mengurangi wabah pandemi ini.
PPKM yang dibuat oleh pemerintah ini adalah waktu yang tepat untuk membangun kembali UMKM yang berada di Indonesia. Salah satu UMKM yang ingin membangun kembali usahanya yaitu salon Martha Ayu agar kembali pulih seperti sebelumnya; karena pada saat PPKM ini semua aktivitas sudah mulai kembali di buka seperti tempat wisata, UMKM, pendidikan, pasar dan lain sebagainya yang pernah di tutup pada saat merajalelanya pandemi Covid-19.
Ketika sudah berjalan kembali aktivitas ini tentu usaha salon Martha Ayu harus mengatur strategi; agar bisa membuat konsumen kembali datang ke tempat salon untuk mempercantik diri. Salah satu cara yang dilakukan dalam usaha ini agar kembali membangun usahannya; adalah dengan memberikan diskon pada setiap konsumen yang pertama kali datang ke salonnya; dan pada saat hari raya besar dengan tujuan untuk menarik para konsumen. Cara ini teryata seringkali di pakai oleh setiap usaha yang dijalankan agar bisa membuat banyak konsemun yang datang ke tempat usaha kita.
Ada beberapa kriteria yang harus diperhatikan oleh salon kecantikan ini yaitu :
1.Planning
Planning yang baik yaitu bagaimana cara awal manajemen untuk memtuskan target serta bagaimana proses memenuhinya. Perencanaan juga memperlihatkan proses afiliasi yang benar pada berbagai unsur kekuatan, sumber daya serta korelasi yang dibutuhkan dalam pengarahan sekaligus motivasi pegawai.
2.Organizing
Organizing yang baik yaitu pengendalian sumber daya manusai ataupun fisik mampu terkelola dengan struktur ataupun sistematis yang didasarkan pada masing-masing fungsi. Organizing juga menentukan wewenang serta koordinasi kegiatan tingkat yang tidak sama dari masing-masing guna pencapaian tujuan pada upaya maupun pengurangan masalah yang ada.
3.Actuang
Actuang ialah kegiatan mengusahakan banyak anggta suatu usaha guna memenuhi gujian seperti pad rencana yang telah ditentukan. Actuang biasa dikatakan baik ialah menerapkan dari planning maupun organizing, yang mana beberapa aspek yang ada pada suatu sistem serta organisasi tersebut bekerja sama dengan bidang-bidang yang sudah ditunjukkan guna menghasilkan tujuan organisasi.
4.Planning
yang baik yaitu cara mengamati ataupun memantu pada jalannya aktivitas suatau usaha guna mendukung agar seluruh pekerjaan yang dilakukan berlangsung baik serta sesuai dari rancangan yang sudah ditetapkan. Controlling dikatakan baik ketika berisi kelangsungan pekerjaan guna mengetahui apakah berbagai aktivitas dijalankan seperti perencanaan. Jalannya aktivitas dilakukan pengevaluasian serta kesalahan yang tidak diharapkan dilakukan perbaikan agar berbagai tujuan mampu terpenuhi secara baik.
Ketika kriteria di atas diperhatikan tentu dengan sendirinya usaha yang dijalankan itu akan mendapatkan banyak konsumen karena kriteria-kriteria di atas sangat dapat membangunkan usaha UMKM kembali khususnya pada UMKM jasa Salon Martha Ayu.
( Tim Penulis: Dosen Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta: Auliya Rosiana, S.S.,M.M.. serta Mahasiswa Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta; Semester 6, Prodi Manajemen: Aprilia Jenianti Muti Riu., Julinha Betty Guterres Riu, Fikri Nevriansyah)
About The Author
- Penulis: BNews 2



Saat ini belum ada komentar