Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Penjelasan TWC Soal Seorang Anak Tercebur Sumur di Candi Borobudur

Penjelasan TWC Soal Seorang Anak Tercebur Sumur di Candi Borobudur

  • calendar_month Rab, 4 Jan 2023

BNews—MAGELANG— Sebuah video yang menampilkan proses evakuasi penyelamatan anak tercebur ke dalam sumur yang diduga berlokasi di area Taman Wisata Candi Borobudur, viral di media sosial.

Menurut keterangan dalam unggahan akun instagram @magelang_raya pada Selasa (3/1/2023), korban berinisial ARA (7) warga Kabupaten Wonosobo tercebur sumur di dekat toilet area Taman Wisata Candi Borobudur, Minggu (1/1/2023).

Dalam video yang diunggah, nampak anggota TNI bersama beberapa pengunjung melakukan evakuasi. Korban dapat dievakuasi dalam keadaan selamat.

General Manager Taman Wisata Candi Borobudur (GM TWCB) Jamaludin Mawardi membenarkan adanya kejadian tersebut. Dia menyebut, peristiwa itu terjadi pada Minggu (1/1/2023) sekitar pukul 14.30 WIB.

”Waktu itu kurang lebih jam 14.30, keluarga dari Ibu Ismiyati dari Wonosobo berkunjung ke Taman Wisata Candi Borobudur. Sebelum memasuki area, itu ibunya ke toilet. Karena suasana ramai anak-anak berada di luar. Beberapa anak itu sempat berlari-lari, bermain,” ujar Jamaludin saat jumpa pers di Kantor TWC Borobudur, Rabu (4/1/2023).

Kemudian salah satu anak berinisial ARA (7) melompat-lompat di atas tutup sumur. ”Tanpa disengaja tutup yang terkena tekanan akibat diinjak itu masuk ke dalam, sehingga anak juga masuk ke dalam sumur,” imbuhnya.

IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Lanjutnya, melihat hal tersebut, pengunjung dan ibu dari ARA berteriak meminta tolong. Pada saat itu, ada anggota TNI dari Kodim 0705/Magelang yang sedang berjaga dalam rangka pengamanan pada masa libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.

”Kebetulan di Pos Pengamanan Terpadu di dekat toilet ada anggota TNI dari Kodim 0705/Magelang. Karena mendengar teriakan itu, dengan sigap anggota TNI langsung memberikan pertolongan,” ujar Jamaludin.

”Salah satu yang kemarin sempat evakuasi masuk ke dalam sumur (yakni) Pak Serda Rahman. Ini langsung sigap masuk ke dalam sumur untuk menyelamatkan anak,” sambungnya.

Jamaludin menjelaskan, usai berhasil dievakuasi, ARA langsung dibawa ke Puskesmas Borobudur untuk menjalani pemeriksaan medis.

”Tidak ditemukan luka-luka yang cukup serius. Tapi, saran dari dokter di sana, untuk memastikan kondisi anak, bagian dalam anak perlu diidentifikasi dengan rontgen ke rumah sakit. Langsung kita bawa ke RSUD Merah Putih,” jelasnya.

Dia menyebut, hasil pemeriksaan dari dokter yang jaga di UGD RSUD Merah Putih menyatakan bahwa kondisinya sehat dan tidak ditemukan luka. Setelah itu, ARA diantar ke keluarganya yang menunggu di TWC.

”Manajemen memberikan diskresi berupa free ticket kepada anggota keluarganya sebagai kompensasi atas kejadian tersebut,” ujarnya.

Usai kejadian tersebut, sumur itu ditutup lagi dan sekelilingnya dipasang pagar besi.

Di tempat yang sama, anggota Kodim 0705/Magelang, Sersan Dua (Serda) Rahman mengatakan bahwa saat itu dirinya mendengar teriakan dan langsung mendekat ke sumur bersama dengan dua rekannya yakni Serda M Subadar dan Serda Wahyu Aji Riansyah.

”(Evakuasi) pas turun (masuk ke dalam sumur) sekitar tiga menit. Menaikannya menggunakan selang air. Pas saya ke bawah kemudian saya rangkul anak itu. Ada selang dari atas, saya rangkul anak tersebut sambil injak selang,” katanya. (mta)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less