Penyusunan RKPD Tahun 2023 Kabupaten Magelang Penuh Dengan Harapan

BNews–MAGELANG– Pemkab Magelang menggelar penyusunan Rancangan Awal RKPD Tahun 2023. Hal ini menjadi awal dari harapan besar, bahwa pada tahun 2023 pandemi Covid-19 sudah dapat dikendalikan dan turun ke tingkat endemi.

Demikian yang disampaikan, Bupati Magelang Zaenal Arifin saat memberikan arahan pada Forum Konsultasi Publik. Yakni Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Magelang Tahun 2023, yang dilaksanakan melalui zoom meeting, Kamis (13/1/2022).

Zaenal Arifin mengatakan, hampir 2 tahun pandemi Covid-19 telah menimbulkan dampak negatif pada berbagai sektor kehidupan; dan hingga saat ini Pemerintah masih terus memberikan perhatian yang tinggi pada sektor kesehatan. Serta berupaya untuk mempertahankan sendi-sendi sosial ekonomi masyarakat.

“Kami meyakini meskipun virus Corona dapat bermutasi menjadi berbagai macam varian, namun dengan semakin banyaknya penduduk yang telah menerima dosis lengkap vaksinasi serta penerapan protokol kesehatan yang telah rutin dilaksanakan akan membuat daya tahan masyarakat terhadap ancaman Covid-19 menjadi jauh lebih baik,” kata, Zaenal.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bappeda dan Litbangda Kabupaten Magelang yang telah menyusun Rancangan Awal RKPD Tahun 2023. Secara teknis tentunya dibutuhkan penjadwalan yang detail dan kontrol yang baik. Zaenal meminta, seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk serius memberikan dukungan dengan menaati jadwal yang telah disusun.

Menurutnya, kecermatan dalam penyusunan RKPD agar lebih ditingkatkan, sehingga semua program dan kegiatan dapat dilaksanakan dengan lebih baik, lebih tepat sasaran dan lebih tepat waktu. Dengan demikian konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan dapat tercermin dalam RKPD Tahun 2023 ini.

Perlu diketahui bahwa, program, kegiatan dan indikator materi konsultasi publik ini berpedoman pada Peraturan Daerah Kabupaten Magelang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Magelang Tahun 2019-2024.

DOWLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Lebih lanjut, Zaenal menjelaskan, konsultasi publik ini bertujuan untuk mendapatkan saran dan masukan serta menampung harapan dari seluruh stakeholders dalam rangka penyempurnaan rancangan awal RKPD, untuk itu sumbangsih dari seluruh stakeholders sangat diharapkan. Selaras dengan hal tersebut, penyusunan RKPD 2023 ini harus fokus dan lebih mempertajam pencapaian Visi dan Misi Kabupaten Magelang Tahun 2019-2024.

“Kami harapkan seluruh Kepala OPD mempersiapkan perencanaan tahun 2023 ini dengan sebaik-baiknya. Seiring penyederhanaan birokrasi, kami minta untuk meningkatkan komunikasi dengan seluruh jajaran internal dan eksternal sehingga koordinasi dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien,” tuturnya.

Zaenal meminta agar dalam penyusunan RKPD Awal Renja SKPD, seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk melakukan diantaranya, evaluasi atas pencapaian program; kegiatan dan sub kegiatan sesuai perubahan RPJMD di OPD masing-masing serta mengupayakan inovasi dalam rangka perbaikan dan peningkatan. baik dari tata cara pelaksanaan, manajemen waktu maupun pengendalian mutu.

Kemudian nencermati output dan outcome agar benar-benar mendukung percepatan pencapaian visi dan misi Kabupaten Magelang. Mengidentifikasi dengan teliti lokus kegiatan dengan berpedoman pada perubahan RPJMD, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan dokumen pendukung lainnya. Hal ini juga harus dapat mengakomodir aspirasi dan usulan masyarakat.

Terakhir Zaenal juga mengingatkan kepada segenap Kepala OPD untuk lebih cermat dalam  menyusun perencanaan termasuk tahapan/ sekuen  pelaksanaan kegiatan; terutama untuk pembangunan yang memerlukan pendanaan besar dan yang melibatkan banyak pihak.

“Apabila terdapat kendala dalam pelaksanaan program dan kegiatan segera dilaporkan untuk segera mendapatkan solusi. Sehingga target-target yang sudah ditetapkan pada perubahan RPJMD dapat kita capai; seperti pertumbuhan ekonomi, inflasi, angka kemiskinan, tingkat pengangguran terbuka dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” tandas, Zaenal. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: