IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Terlibat Curanmor Pria Windusari Diamankan Polisi

BNews—KULON PROGO— Sepuluh sepeda motor berhasil diamankan Satreskrim Polres Kulongprogo dan Polsek Nanggulan 14 Juni 2019 lalu. Kedua pelaku ini tertangkap setelah dipancing dan diintai saat mengincar sepeda motor yang sedang ditinggal memancing di kawasan Nanggulan.

Setelah diamankan, dari dua pelaku ini juga diamankan 10 unit sepeda motor hasil curian mereka dirumahnya kawasan Windusari Kabupaten Magelang. Kedua pelaku tersebut yakni AA, 20 dan TA, 33 warga Desa Wonorotomo Kecamatan Windusari Kabupaten Magelang.

Keberhasilan penangkapan ini juga berkat laporan salah satu korban pencurian di Nanggulan pada Bulan Mei lalu. Kasatreskrim Polres Kulonprogo Ajun Komisaris (AKP) Ngadi menjelaskan bahwa pihaknya setelah menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil memancing pelaku saat hendak melakukan aksinya di kawasan Nanggulan.

“Kedua pelaku ini memang specialis curanmor dari korban yang sedang memancing, dan dari tangan pelaku kita amankan 10 unit sepeda motor hasil curian,” katanya kemarin pagi ini (16/6).

Loading...

Saat diamankan tidak ada perlawanan dari kedua tersangka. “Kedua tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang dengan ancaman tujuh tahun penjara,” imbuhnya.

Dari pengakuan tersangka TA, bahwa dirinya dalam menjalankan aksinya cukup menggunakan kunci T. “Dari pengakuan pelaku ini dia menjalankan aksinya tidak ada 5 menit berhasil membobol kontak kunci sepeda motor dan membawa kabur,” paparnya.

Ngadi juga menjelaskan, dari intrograsi pelalu bahwa sepeda motor curian tersebut sebagian sudah dijual kepada teman atau tetangganya. “Harga berkisar Rp 1 juta sampai Rp 2 juta, tergantung merk dan jenis kendaraan. Tapi sepeda motor hasil curian ada juga yang dibongkar lalu dijual per spare part di pasar,” jelasnya.

TA juga mengaku sudah menjalankan aksinya di sejumlah tempat. “Pelaku ini memang specialis curanmor dengan korban yang sedang memancing dan sepeda motor ditinggal, mereka pernah melakukan aksinya di Kabupaten Kulonprogo sudah dua kali, di Kabupaten Purworejo dan Magelang,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: