Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Yuk Pahami Ciri-ciri Hubungan Tanpa Status dan Kerugiannya

Yuk Pahami Ciri-ciri Hubungan Tanpa Status dan Kerugiannya

  • calendar_month Sab, 11 Des 2021

BNews—MAGELANG— Banyak pasangan yang tidak ingin berkomitmen saat menjalin sebuah hubungan. Mereka memilih Hubungan Tanpa Status (HTS) untuk mengekspresikan perasaan keduanya. Model ini biasa digunakan untuk seseorang yang memiliki pasangan resmi namun ingin menjalin dengan orang lain.

Namun saat menjalani HTS, Anda mungkin tidak sadar sedang terjebak dalam sebuah hubungan asmara yang ‘indah’ ini. Berikut ciri-ciri HTS:

Pantang membahas komitmen

Jika pasangan Anda tidak pernah membahas soal komitmen, bisa jadi dia tidak serius dengan hubungan asmara tersebut. Apalagi saat ditanya tentang komitmen, selalu dijawab ‘jalanin aja dulu, gih’.

Faktor Fisik

Dalam hubungan yang serius, fisik bukanlah yang utama. Akan tetapi ketika pasangan Anda lebih mementingkan fisik, maka keseriusannya perlu dipertanyakan ulang karena hal ini bisa jadi tanda-tanda hubungan tanpa status.

Ghosting

Ghosting adalah istilah yang akhir-akhir ini populer yang artinya pelan-pelan menjauh atau tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Anda tidak akan pernah tahu kemana ia pergi dan kapan ia akan kembali karena ketidakjelasan tersebut membuat tidak ada kewajiban untuk selalu memberi kabar.

Datang saat butuh

Anda tidak bisa menuntut saat pasangan hubungan tanda status Anda hanya datang ketika butuh. Dia bisa datang sesuka hati saat ada perlu atau sedang haus kasih sayang saja. Menyakitkan bukan?

Salah satu pihak yang berjuang

Idelanya dalam sebuah hubungan yang sehat, dua orang yang memiliki komitmen akan sama-sama berjuang dan berusaha. Namun, sikap ini tidak ada dalam kamus HTS. Bahkan terkadang hanya salah satu orang saja yang berusaha lebih besar, sedang satunya hanya menerima tanpa memberi. Memang HTS itu sangat melelahkan.

Tidak bisa dikenalkan orangtua atau teman

Biasanya hubungan ini akan disimpan rapi-rapi dan tidak pernah dipublis. Keduanya sama-sama enggan mengenalkan salah satunya kepada orangtua maupun teman dekat karena tidak ingin hubungannya selangkah lebih serius.

Jika Anda sedang menjalani HTS, ada baiknya mulai menentukan nasib hubungan Anda. Apakah ingin melanjutkan ke tingkat lebih seris atau cukup sampai di sini. (ifa/han)

Sumber: Genpi

About The Author

  • Penulis: BNews 3

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less