Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Rintis Usaha Kerajinan, Polisi di Magelang ini Tembus Pasar Nasional

Rintis Usaha Kerajinan, Polisi di Magelang ini Tembus Pasar Nasional

  • calendar_month Sel, 23 Jul 2024

BNews-MAGELANG– Aiptu Sukirja adalah contoh yang luar biasa dalam merintis usaha kerajinan tangan.

Dari awal yang sederhana dengan mendapat order dari seorang pembeli, beliau berhasil mengembangkan usahanya hingga menciptakan label “Wida’s Collection”. Semangat dan kerja keras beliau patut diacungi jempol.

Dengan merekrut tenaga dari warga sekitar rumah, Aiptu Sukirja tidak hanya berhasil mengembangkan produksi tas berbahan alami; tas rajut, dan tas batik, tetapi juga turut memberdayakan masyarakat sekitar. Melibatkan tetangga dalam usaha merupakan langkah positif dalam memajukan ekonomi lokal.

Seorang Bhabinkamtibmas Polsek Ngluwar Polresta Magelang, Aiptu Sukirja, mulai tahun 1999 merintis usaha kerajinan tangan (handycraft) dengan label “Wida’s Collection”. Kerajinan yang diproduksi adalah tas berbahan alami, seperti Enceng gondok, pandan, dan gedebog pisang, dipadu bahan sintetis.

Ditemui di rumahnya, Gamplong I, Sumberrahayu, Kecamatan Moyudan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Aiptu Sukirja menceritakan perjalanan usahanya. Diceritakan, awalnya Aiptu mendapat order dari seorang pembeli (buyer) barang kerajinan asal Bali.

“Sejak itu, saya terus mengembangkan usaha. Saya pun merekrut beberapa tenaga dari warga sekitar rumah untuk membantu membuat barang kerajinan,” cerita Aiptu Sukirja.

Di rumahnya, Aiptu Sukirja mulai mengembangkan produksi tas berbahan alami, tas rajut, dan tas batik. Dalam usahanya, Aiptu Sukirja mulai merekrut karyawan dari para tetangga dan mengambil bahan dari perajin di lingkungan tempat tinggalnya.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“Untuk bahan alami saya ambil dari para perajin sebagai bahan baku utamanya seperti enceng gondok, gedebog pisang, atau pandan semua sudah kering dan siap dibuat tas. Untuk bahan sintetis atau aksesoris saya mengambil dari toko penyedia bahan, seperti vinyl, rafia, dan busa spon,” terangnya.

Dalam pemasaran produk kerajinannya, Aiptu Sukirja mendistribusikan ke Pasar Beringharjo Yogyakarta, bahkan ke pulau Bali. Hasil kerajinan ini juga untuk mewakili Polresta Magelang dalam kegiatan UMKM di tingkat Polda maupun Mabes.

Agar hasil produk berkualitas dan semakin diminati konsumen, Aiptu Sukirja juga mengadakan pelatihan bagi karyawannya, terutama karyawan baru. Atau bila menemukan model baru.

“Program pemberian keterampilan dilakukan untuk bisa meningkatkan kecepatan produksi, pelatihan menjahit, pelatihan merajut tas, dan lainnya. Dengan tujuan memperbaiki bila ada kesalahan, atau mendongkrak hasil produksi,” ujarnya.

Aiptu Sukirja berharap dengan usahanya dapat membantu ekonomi para karyawan. Serta ke depan semakin banyak konsumen peminat kerajinan produksi Wida’s Collection. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less