Pesawat N250 Gatotkaca Karya BJ Habibie Akan Masuk Museum di Yogyakarta

BNews—YOGYAKARTA—Pesawat rancangan BJ Habibie yang diberi nama  N250 Gatotkaca akan dijadikan koleksi oleh museum. Yakni Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Lanud Adisutjipto, Yogyakarta.

Diketahui bahwa pesawat tersebut sebelumnya berada di Bandung. Kemudian akan dibawa ke Yogyakarta melalui perjalanan darat bukan melalui perjalanan udara.

Pesawat N250 Gatotkaca akan menempuh perjalanan darat dari Depohar 10 Lanud Husein Sastranegara menuju Muspusdirla Lanud Adisutjipto. ”Ya, kira-kira datang Sabtu (22/8/2020) pagi pukul 08.00 di museum,” kata Kapentak Lanud Adisutjipto Mayor Sus Ambar Rejiyati, Kamis (20/8/2020). Dikutip dari Ayobandung.com

Ambar mengatakan, rencananya kedatangan pesawat ini akan diterima Kepala Muspusdirla. Namun karena masih pandemi Covid-19, sehingga akses masuk ke Muspusdirla akan dibatasi.

Terkait prosesi kedatangan, Ambar menyebut bahwa tidak bisa disaksikan langsung masyarakat umum. ”Itu akan disiarkan langsung dari TIm Dispenau, (masyarakat) bisa melihatnya secara streaming,” ujarnya.

Pesawat ini pernah menggegerkan dunia penerbangan karena untuk pertama kalinya Indonesia memproduksi pesawatnya sendiri. Pesawat N250 Gatotkaca, merupakan pesawat yang dihadiahkan presiden Soeharto kepada rakyat Indonesia pada 10 Agustus 1995.

Ketika itu, BJ Habibie yang menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) didaulat untuk memimpin pelaksanaan proyek tersebut. Pada 1995, pesawat itu sempat menggegerkan dunia karena kecanggihan teknologinya.

Loading...

Pesawat N250 Gatotkaca merupakan pesawat penumpang sipil yang mulai dirancang bangun pada tahun 1986 dan pada tahun 1995 berhasil mengudara di langit Indonesia. Pesawat ini dibuat oleh Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) yang kini bernama PT Dirgantara Indonesia. (*/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: