Pesepeda Motor Ditemukan Tewas Terseret Banjir Di Semarang

BNEws–JATENG– Nasib naas menimpa pesepeda motor di daerah Ungaran Jawa Tengah ini. Ia ditemukan tewas setelah hanyut di sebuah aliran sungai kecil di tepi jalan Jendral Sudirman, Ungaran, Kabupaten Semarang pada Selasa sore (16/11/2021).

Korban yang diketahui bernama Nur Rochim, merupakan warga Bawen, Kabupaten Semarang ini diduga hanyut kedalam sungai yang sedang meluap akibat hujan deras setelah terjatuh dati sepeda motornya akibat bersenggolan dengan pengendara lain.

Menurut warga saat itu cuaca sedang hujan cukup deras. Diduga korban terjatuh dari motor dan masuk kedalam sungai yang sedang meluap.

“Saat itu saya melihat ada jas hujan hanyut. Tak berselang lama ia mendengar teriakan orang menyebutkan ada orang hanyut. Saya langsung telusuri jas hujan yang saya lihat tadi. Saya berfikir itu orangnya mungkin,”cerita Budi Witono, warga sekitar lokasi kejadian saat ditemui di lokasi.

Setelah melakukan pencarian yang dilakukan oleh warga, tim SAR, Kepolisian dan BPBD Kabupaten Semarang korban ditemukan cukup jauh dari lokasi jatuhnya. Korban ditemukan ada di aliran sungai dan tersangkut ranting pohon.

” Saat ditemukan korban tersangkut ranting pohon, dan lokasinya cukup jauh dari lokasi ditemukannya motor yang tergeletak ditepi jalan. Kurang lebih ada kalau 1 kilometer”, ujar budi.

Dilokasi kejadian, Polisi mengamankan sebuah sepeda motor dengan nomor polisi H 2813 SL,diduga motor ini yang digunakan oleh korban.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Dilokasi kejadian kami mengamankan sebuah sepeda motor dengan beberapa barang yang masih ada di motor. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan apakah ini benar motor yang digunakan oleh korban atau tidak,” ujar Kanit Laka Polres Semarang Ipda Andi Toufan.

Senada dengan keterangan warga, Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto menjelaskan korban sudah ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB. Tim BPBD masih terus menyusuri sungai.

“Iya sudah ketemu satu. Ini sedang ditelusuri apakah berboncengan atau tidak,”kata Heru.

Heru juga membenarkan saat kejadian lokasi sedang diguyur hujan berintensitas tinggi. Pihaknya terus memberikan peringatan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati. Mengingat cuaca belakangan masih sering turun hujan dengan intensitas tinggi dan sering.

“Air sungai juga saat ini sedang deras. Karena memang saat itu hujan. Kembali saya ingatkan ke masyarakat untuk lebih hati-hati. Jika memang tidak sangat penting ketika hujan deras sebaiknya tidak keluar rumah,”pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: