Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026 di Kota Magelang Masih Tanda Tanya

Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026 di Kota Magelang Masih Tanda Tanya

  • calendar_month Kam, 25 Des 2025

BNews–MAGELANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang masih mempertimbangkan pelaksanaan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026.

Meski anggaran kegiatan telah disiapkan, keputusan final hingga kini belum diambil menyusul adanya imbauan dari pemerintah pusat serta larangan dari pihak kepolisian.

Selain itu, Pemkot Magelang juga mempertimbangkan aspek empati terhadap bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Magelang, Imam Baihaqi, menyampaikan; bahwa secara teknis pemkot memang telah menganggarkan kegiatan pesta kembang api. Namun demikian, pelaksanaannya masih menunggu keputusan lebih lanjut.

“Untuk pesta kembang api memang sudah dianggarkan, tetapi pelaksanaannya belum ada kepastian,” beber Imam Baihaqi, Rabu (24/12/2025).

Ia menjelaskan, salah satu pertimbangan utama adalah adanya imbauan dari pemerintah pusat dan aparat kepolisian agar pemerintah daerah tidak menggelar pesta kembang api pada malam pergantian tahun.

Sebagai alternatif, Pemkot Magelang memastikan akan menggelar doa bersama lintas agama pada malam Tahun Baru 2026. Kegiatan doa bersama tersebut direncanakan berlangsung setelah Salat Magrib hingga Isya di masing-masing tempat ibadah.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Imam menegaskan, doa bersama merupakan agenda yang dipastikan tetap dilaksanakan, terlepas dari ada atau tidaknya pesta kembang api. Sementara keputusan terkait pelaksanaan kembang api akan ditentukan dengan melihat perkembangan situasi ke depan.

Selain doa bersama, rangkaian kegiatan akhir tahun di Kota Magelang juga tetap diisi dengan hiburan musik. Sejumlah musisi dijadwalkan tampil, di antaranya Wafiq & The Emerald, Tyo N Friend’s, Tri Suaka, hingga Fanada.

Pementasan musik ini disiapkan sebagai alternatif hiburan bagi masyarakat tanpa mengurangi nuansa reflektif dan empati di akhir tahun.

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, menegaskan bahwa keputusan terkait pesta kembang api bersifat situasional dan sangat bergantung pada kondisi serta kebijakan di daerah lain.

Pemkot Magelang memilih bersikap hati-hati agar tidak bertentangan dengan semangat solidaritas nasional.

“Itu (kembang api) situasional. Kita lihat nanti seperti apa, daerah lain bagaimana. Kalau daerah lain tidak mengadakan, ya kita juga tidak. Yang pasti doa bersama tetap kita laksanakan,” kata Damar.

Ia menambahkan, doa bersama akan dilaksanakan secara serentak di seluruh tempat ibadah di Kota Magelang setelah Magrib. Damar berharap, kegiatan tersebut dapat menjadi momentum refleksi bersama sekaligus wujud empati atas musibah yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.(*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less