PNS Magelang yang Nekat Mudik Akan Diberikan Hukuman Berat

BNews—MAGELANG— Sebagai upaya mencegah dan menekan risiko penyebaran covid-19, Bupati Magelang Zaenal Arifin mengeluarkan Surat Edaran larangan mudik bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Bagi ASN yang melanggar, akan diberikan sanksi disiplin.

SE Nomor 800/703/22/2020 yang dikeluarkan tertanggal 9 April 2020, disebutkan ASN dilarang bepergian ke luar daerah dan atau mudik. Sampai dengan wilayah NKRI dinyatakan bersih dari covid.

Sementara, bagi ASN yang melanggar akan dijerat sanksi disiplin sebagaimana diatur dalam Peraturan pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010. Tentang Disiplin PNS dan PP Nomor 30 Tahun 2019 tentang Penilaian Kinerja PNS.

Dan PP Nomor 49 tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja. Namun apabila terdapat ASN yang dalam keadaan terpaksa perlu melakukan kegiatan tersebut, diharuskan mendapatkan ijin dari atasan masing-masing.

Selain larangan mudik, SE tersebut berisi imbauan kepada ASN untuk melakukan upaya pencegahan dengan selalu menggunakan masker. Baik saat berada atau bepergian di luar rumah tanpa kecuali. Para ASN juga mesti menyampaikan informasi yang positif dan benar kepada masyarakat terkait dengan pencegahan serta penyebaran covid.

”Selain itu juga meminta ASN untuk mengajak masyarakat di lingkungan tempat tinggalnya, untuk tidak bepergian ke luar daerah dan atau mudik selalu menggunakan masker,” kata Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto melalui Plt Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Nanda Cahyadi Pribadi, kemarin (20/4).

”Menjaga jarak, secara suka rela bergotong royong membantu meringankan beban masyarakat yang lebih membutuhkan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” imbuhnya.

Loading...

Sebagai informasi, update data penanganan covid-19 di Kabupaten Magelang hari Senin (20/4) pukul 15.00 WIB, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berkurang dari 200 menjadi 187 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga berkurang 2 orang dari 17 dihari sebelumnya.

Sementara kasus terkonfirmasi positif masih berjumlah tujuh orang. PDP yang meninggal sebelas orang dan satu pasien meninggal terkonfirmasi positif covid. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: