PPKM Jawa-Bali Akan Diperpanjang, Ini Alasannya

BNews—NASIONAL— Pemerintah berencana memperpanjang pembatasan pemberlakuan kegiatan masyarakat ( PPKM) selama dua minggu. Kebijakan yang berlaku di sejumlah daerah di Jawa dan Bali itu, nantinya terhitung setelah 25 Januari 2021.

Hal itu diungkapkan oleh Direktur Jenderal Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri) Syafrizal. Dalam acara Sosialisasi Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 903/145/SJ yang disiarkan secara daring, Rabu (20/1/2021).

 ”Dan Jawa-Bali sudah ditetapkan untuk PPKM dan angka terakhir belum menunjukkan penurunan angka positive rate yang signifikan,” ujarnya. Dilansir Kompas.

“Dan akan diperpanjang hasil rapat kabinet terbatas kemarin sore akan diperpanjang untuk dua minggu ke depan setelah tanggal 25 Januari akan diperpanjang kembali dua minggu ke depan sampai dengan angka menunjukkan penurunan atau pelandaian,” sambungnya.

Dia pun meminta agar daerah yang memiliki jumlah kasus Covid-19 tinggi dan daerah yang menerapkan PPKM dapat melakukan perbaikan dalam semua aspek. Serta melakukan improvisasi dalam mengatasi masalah kesehatan hingga bisa menurunkan jumlah kasus dan menaikan indikator kesembuhan.

”Jadi memperbaiki berapa kapasitas kesehatan serta menurunkan BOR (bed occupancy ratio) kapasitas rumah sakit jika angka yang ditentukan sudah terlampaui,” ucap Syafrizal.

PPKM sendiri merupakan langkah yang sama seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan laju penularan Covid-19. Namun ada beberapa hal yang masih diperbolehkan dalam PPKM seperti aktivitas jasa di restoran yang dibatasi maksimal 25 persen pengunjung berserta jam malamnya.

Sebelumnya, Pemerintah memberlakukan PPKM di Jawa-Bali mulai 11 hingga 25 Januari 2021. Kebijakan tersebut guna menekan lonjakan kasus Covid-19. (mta)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: