Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » PPMT UNIMMA Terjun Ke Desa Menoreh Salaman, Berikan Tips Hindari Kecanduan Digital

PPMT UNIMMA Terjun Ke Desa Menoreh Salaman, Berikan Tips Hindari Kecanduan Digital

  • calendar_month Sab, 20 Jan 2024

BNews-MAGELANG- Pada tahun 2023 Universitas Muhammadiyah Magelang mencetuskan kegiatan Pengabdian Masyarakat; yang dinamakan Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT). Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat agar dapat menumbuhkan kiat dan kesadaran dalam hidup bermasyarakat.

Pada tahun ini kegiatan Pengabdian Masyarakat tersebut menjadi tahun ke-8 untuk Universitas Muhammadiyah Magelang; guna memberdayakan mahasiswanya dalam rangka mengabdi pada Masyarakat.

Salah satu tempat yang menjadi tujuan dilaksanakannya kegiatan PPMT ini adalah Desa Menoreh. Di Desa Menoreh terdapat beberapa kelompok yang melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan berbagai macam tujuan.

Salah satunya ialah Kelompok 21 yang berfokus pada dasawisma di Dusun Pranan Wetan RT 22 tepatnya Dasawiswa Teratai.

Berdasarkan berbagai macam permasalahan yang didapatkan melalui observasi, maka Kelompok 21 Desa Menoreh; menyusun program kerja salah satunya adalah kiat menghindari kecanduan digital melalui kegiatan parenting dan penyuluhan. Kegiatan tersebut diawali dengan penyampaian materi tentang informasi di era digital.

Kegiatan itu dilaksanakan sebanyak tiga kali pertemuan yang dimulai pada tanggal 6 Januari 2024 yang didalamnya; membahas tentang hoax yang merebak di kalangan masyarakat. Materi tersebut diberikan dengan tujuan agar para masyarakat melalui perantara Ibu-ibu; anggota Dasawisma dapat lebih sadar akan banyaknya hoax yang menyebar di masyarakat; sehingga dengan kesadaran tersebut masyarakat dapat lebih waspada dalam menggunakan internet dan sosial media.

Selain itu, penyuluhan tersebut juga bertujuan untuk memberikan pengawasan orang tua terhadap putra-putrinya agar lebih bijak dalam berinternet dan social media.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (kLIK DISINI)

Kemudian, pertemuan kedua dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2024. Kegiatan tersebut diisi dengan pelatihan aplikasi; yang digunakan untuk mengawasi aktivitas anak pada handphone pribadinya.

Pelatihan ini dilakukan untuk menumbuhkan dan menguatkan kesadaran para orang tua dalam mengawasi; dan membersamai putra-putrinya dalam menggunakan telepon seluler pribadinya. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh banyaknya; kasus yang dialami anak akibat penggunaan telepon seluler, seperti penipuan game online; kasus pelecehan yang menimpa anak melalui media digital, terciptanya priobadi yang individualis, dan kasus-kasus merugikan lainnya.

Program kerja dalam rangka menghindari kecanduan digital pada anak tersebut diakhiri dengan kegiatan; bersama anak-anak TPA Subulussalam pada tanggal 18 Januari 2024. Kegiatan terakhir ini dilakukan melalui penyuluhan; kiat menghindari kecanduan digital.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh anak-anak dari berbagai macam kalangan, mulai dari anak di Tingkat PAUD hingga anak yang mengenyam pendidikan di bangku SD.

Tidak hanya anak-anak, namun kegiatan ini juga dihadiri oleh orang tua yang biasa membersamai anak ketika kegiatan TPA berlangsung. Penyuluhan tersebut mewujudkan partisipasi yang aktif serta pembicaraan yang interaktif antara anggota kelompok PPMT; dengan anak-anak TPA, orang tua, serta para ustadzah yang ada.

Penyampaian materi ini disampaikan dengan tujuan untuk membangun kebiasaan baik anak dalam beraktivitas di keseharian; mereka tanpa mengalami kecanduan telepon pintar. Hal tersebut dikarenakan terdapat 40% anak-anak di Indonesia mengalami kecanduan terhadap telepon pintar.

Kecanduan telepon pintar tersebut dapat berakibat tidak baik pada Kesehatan mental, fisik, dan kepribadian anak. Oleh karena itu, sangat diperlukan pencegahan agar anak-dapat terhindar dari kecanduan teleponj pintar dan internet yang ada.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (kLIK DISINI)

Dari penjabaran kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa sangat penting untuk memberikan edukasi tentang kiat-kiat; menghindari kecanduan digital pada anak, baik dari pihak orang tua maupun pribadi anak sendiri. Hal tersebut disebabkan oleh masih banyaknya anak di Desa Menoreh yang memiliki gejala kecanduan terhadap penggunaan media digital.

Oleh karena itu, program kerja parenting, penyuluhan, dan pelatihan tentang media digital yang diusung oleh; Kelompok 21 PPMT Desa Menoreh diharapkan dapat membantu masyarakat, khususnya orang tua dan anak-anak; guna menumbuhkan kesadaran dalam menggunakan telepon pintar sebagai media digital secara bijak.

Selain itu, program kerja tersebut diharapkan dapat membantu anak-anak dalam memanajerisasi dirinya; dalam menggunakan media digital seperti telepon seluler. Kemudian, bagi orang tua, program kerja tersebut diharapkan dapat membantu dalam mengawasi anak-anaknya ketika berkegiatan menggunakan telepon seluler. (adv)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less