Presiden Prabowo Akan Ke Magelang, 3300 Personil Gabungan Diterjunkan
- calendar_month Rab, 26 Feb 2025

Komandan Korem atau Danrem 072 Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo saat diwawancari awak media soal kunjungan Prabowo di Magelang
BNews-MAGELANG- Presiden Indonesia Prabowo Subianto akan datang ke Magelang. Sedikitnya ada 3.300 personel gabungan yang bakal mengamankan kedatangannya.
Prabowo dijadwalkan untuk mengikuti Parade Senja dalam kegiatan retret kepala daerah (kada) di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas Brigjen TNI Bambang Sujarwo mengatakan, pengamanan Presiden berlangsung selama dua hari yakni 27-28 Februari. Ada sekitar 3.300 personel gabungan dari TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi lain yang dikerahkan.
“Gabungan TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, PLN, dan sebagainya,” ujarnya Rabu (26/2) petang.
Namun, dia menyebut, jumlah personel itu bersifat fleksibel. Menyesuaikan objek dan rute yang digunakan.
Bambang menuturkan, pengamanan yang dilakukan terdiri dari dua pola. Yakni bersifat tertutup dan terbuka.
Menyesuaikan situasi dan kondisi di lapangan. Saat ditanya soal kedatangan presiden, dia belum mengetahui jadwal persis dan armada yang digunakan.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Dia juga telah menyiapkan skema kedatangan presiden, baik jalur darat maupun udara. Hanya saja, dia masih menunggu perintah selanjutnya.
“Apakah kalau misalnya udara, cuaca memungkinkan atau tidak. Kalau jalur darat, kebutuhannya mendesak atau tidak,” sebutnya.
Jika presiden menaiki helikopter, kata dia, bakal mendarat di kompleks Akmil. Namun, dimungkinkan juga bakal mendarat di Lapangan Rindam IV Magelang.
Sedangkan jalur darat, bakal melewati jalan utama, dari Bandara Adisutjipto menuju Magelang.
Meski nantinya menempuh jalur darat, dia memastikan, tidak ada penutupan jalur di Jalan Gatot Soebroto. Pengguna jalan bisa melintas seperti biasa. “Rundown-nya sudah kami terima. Tapi, pastinya besok lihat perkembangan. Sepertinya sore,” bebernya.
Dia menegaskan, tugas itu merupakan operasi pengamanan yang luar biasa sehingga harus dilakukan dengan sepenuh hati, ikhlas, serius, serta sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing personel. “Hindari tindakan yang bersifat arogan kepada masyarakat, namun tetap tegas dan terukur,” tegasnya. (*)
About The Author
- Penulis: Borobudur News





Saat ini belum ada komentar