IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Protes Skema Poin, Ribuan Driver Gocar Matikan Aplikasi

BNews—SEMARANG— Ribuan pengemudi Gocar di Semarang lakukan aksi mogok massal (30/&7). Mereka sepakat dan serentak mematikan aplikasi pemesanan atau offbid di ponsel mereka.

Juru bicara Asosiasi Driver Online (ADO) Kota Semarang, Astrid Jovanka mengatakan bahwa aksi tersebut mereka lakukan sebagai bentuk keberatan atas skema baru poin dan bonus dari aplikator PT Gojek Indonesia selaku operator Gojek. “Kebijakan baru soal penetapan poin dan bonus yang dilakukan di pekan ini, terhitung Senin (29/7) sangat memberatkan mitra Gocar. Adapun skema harian menyebut 12, 16, dan 19 poin atau trip dengan bonus masing-masing Rp85.000, Rp30.000 dan Rp60.000.  Ketika mampu memenuhi target trip hingga 19 poin maka driver baru mengantongi bonus Rp175.000,” katanya.

Dalam hal ini para DO [driver online] Gocar seperti dianggap sapi perah oleh aplikator. “Apakah ini yang dinamakan mitra kerja? Kami menuntut perubahan demi terciptanya kesejahteraan pendapatan,” imbuhnya.

Astrid juga mengungkapkan bahwa kebijakan baru tersebut sangat berbeda dengan sebelumnya. “Sebelumnya ketika mampu memenuhi seluruh poin maka DO mendapat bonus Rp250.000. Ketentuan yang lama saja sudah berat, apalagi dengan skema harian seperti sekarang,” ungkapnya.

Loading...

Keberatan ini juga menyangkut kebijakan skema mingguan, di mana sebelumnya tidak ada skema tersebut, sekarang diatur 80, 100, 120 poin per minggu. “Jika mampu menutup trip itu maka DO hanya mendapat Rp205.000 untuk 80 poin, Rp205.000 untuk 100 poin, dan Rp425.000 untuk 120 poin. Hitungan bonus ini tidak diakumulasi dan dibayar pada awal pekan depannya,” paparnya.

Menurutnya, hal tersebut tentunya yang diberatkan adalah DO dimana tidak ada kesempatan untuk memilih atau menggunakan dua skema itu sekaligus. “Sistem Gojek memilih secara acak driver yang masuk kategori skema harian atau mingguan.  Kalau bisa pakai dua skema itu sekaligus tidak masalah. Nah ini sistem yang mengacak, mengacaknya bagaimana driver juga tidak tahu,” ujarnya.

“Saya harap Pak Gubernur Ganjar dan Pak Wali Kota Semarang Hendi [Hendrar Prihadi] bisa memberikan pertolongan dan perhatiannya terhadap nasib dan kesejahteraan para driver online,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: