Rapid Test Sudah Dibagikan di Magelang, Pemkot Bersiap Lonjakan Pasien Covid-19

BNews—MAGELANG— Pemerintah Kota Magelang telah melaksanakan uji cepat dengan rapid test di sejumlah rumah sakit di wilayahnya. Bisa jadi, setelah hasilnya keluar akan ada lonjakan pasien Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Magelang Sri Harso mengaakan rapid tes sudah datang dari pusat dan dibagikan ke tiga rumah sakit rujukan. Yakni RSU Tidar Magelang sebanyak 50, RST Soedjono sebanyak 30 dan 50 dibagikan ke puskesmas-puskesmas.

Menurutnya, rapid test sudah dilakukan kepada sejumlah orang. Diutamakan mereka adalah ODP dan PDP.

Dia mengatakan hasil dari rapid test ini baru akan diketahui dalam waktu seminggu kedepan. “Seminggu ke depan, jikalau sudah dikerjakan semua, hasilnya akan dilaporkan ke Dinkes Provinsi Jateng,” kata dia dalam siaran persnya, kemarin.

Menurutnya, rapid test setiap orang akan dilakukan sebanak dua kali. Tujuannya untuk memastikan dan mengetahui kadar antibodi Immunoglobulin M dan Immunoglobulin G.

“Immunoglobulin M ini menandakan jika pasien tersebut sakit. Immunoglobulin G pernah sakit. Rapid tes dilaksanakan dua kali karena Immunoglobulin M akan terdeteksi setelah kurang lebih seminggu,”papar dia.

“Mudah-mudahan semua negatif. Untuk masyarakat belum ada drop-dropan dari pusat. Mohon maaf kepada masyarakat yang ingin rapid test sabar menunggu tindak lanjut dari kemenkes atau dari dinkes provinsi,” tutur Sri.

Sementara itu, untuk mengantisipasi melonjaknya pasien terpapar Virus Corona di Kota Magelang, tiga rumah sakit yang menjadi rujukan perawatan pasien Covid -19 telah menyiapkan 138 bed (tempat tidur) tambahan.

“Di tiga rumah sakit rujukan, yakni RSUD Tidar Magelang telah menyiapkan tempat tidur tambahan sebanyak 62, di RST dr Soedjono sebanyak 46 tempat tidur dan RSJ dr Soeroyo Magelang menyiapkan tempat tidur tambahan sebanyak 30 buah,” kata dia.

Sri Harso mengatakan , meskipun ketiga rumah sakit tersebut telah menyiapkan tempat tidur tambahan bagi pasien Covid-19, namun pihaknyaberharap pasien yang dirawat di tiga rumah sakit tersebut semakin berkurang. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: