Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Ratusan Hewan Ternah Warga Lereng Merapi Sleman Telah Dievakuasi

Ratusan Hewan Ternah Warga Lereng Merapi Sleman Telah Dievakuasi

  • calendar_month Rab, 18 Nov 2020

BNews–SLEMAN– Status aktivitas merapi masih berada di level III atau Siaga. Selain warga rentan lereng merapi diungsikan, ternyata ratusan hewan ternak dievakuasi.

Tercatat 150 hewan ternak milik  warga Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan, Sleman,telah dievakuasi.

Plt. Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan (DP3) Sleman, Nawang Wulan menerangkan, 150 hewan ternak tersebut terdiri dari 63 sapi perah dan sisanya sapi pedaging. Mereka dievakuasi ke tujuh titik kandang komunal.

Kandang komunal Singlar menampung paling banyak hewan ternak, yakni 74 ekor; Gading 23 ekor; lapangan Balai Desa Glagaharjo 16 ekor; Huntap Karangkendal 3 ekor; Jetis Sumur 2 ekor; dan seekor di Huntap Pager Jurang. Ada pula hewan ternak milik warga yang diungsikan ke tempat relasi di Klaten, yakni sejumlah 20 ekor.

“Kandang di lapangan Balai Desa Glagaharjo sudah bisa untuk menampung hewan ternak. Sementara baru ada 16 hewan ternak. Baru ada tiga unit (kandang). Per unit kapasitasnya untuk 10 hewan ternak,” kata Nawang dikutip Antara (17/11/2020).

Menurut Nawang, saat ini pembangunan kandang komunal di lapangan utara Balai Desa Glagaharjo masih dalam proses penyelesaian. Targetnya, kandang yang diperkirakan bisa menampung 200 ekor sapi ini pekan depan rampung.

“Kehadiran kandang ini diharapkan mampu mempermudah proses evakuasi terhadap hewan ternak milik warga Kalitengah Lor,” harap Nawang.

Kapasitas kandang yang besar mengharuskan adanya ketersediaan air bersih yang memadai untuk para hewan. Rencananya, disediakan empat tangki penyimpanan air di sekitar kandang komunal Balai Desa Glagaharjo.

“Kami juga akan melakukan dropping air. Penyediaan sumber air juga akan bekerjasama dengan PMI. Nanti akan kami jadwalkan kebutuhan air bagi hewan ternak dengan pemilik ternak,” ujarnya menambahkan.

Dengan adanya upaya fasilitasi ini, pihaknya kembali mengimbau agar warga tak tergesa-gesa menjual hewan ternak milik mereka. Apalagi menjual ke belantik di mana harganya bisa sangat jatuh.(*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less