Rekayasa Lalin Karnaval Kabupaten Magelang: Penutupan Jalur dan Kantong Parkir Disiapkan
- calendar_month Kam, 21 Agu 2025

Ilustrasi Parade Gebyar Seni Budaya atau Karnaval Semarak Gemilang 2025
BNews–MAGELANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang akan menggelar Parade Gebyar Seni Budaya atau Karnaval. Yakni dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Sabtu (23/8/2025) mendatang.
Ajang ini bakal menampilkan 47 kelompok peserta karnaval, yang terdiri dari 21 kecamatan, organisasi perangkat daerah (OPD), BUMN, perbankan, hingga komunitas lokal.
Parade budaya tersebut akan menggunakan ruas Jalan Soekarno-Hatta atau kawasan perkantoran kompleks Pemkab Magelang sebagai jalur utama.
Jalan ini diketahui merupakan akses strategis wisatawan dari arah Semarang menuju Candi Borobudur maupun Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) An-Nuur Kabupaten Magelang.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Magelang, Mashadi, mengatakan pihaknya akan melakukan rekayasa arus lalu lintas (lalin) selama parade berlangsung.
“Untuk rekayasa (lalin) tetap kita lakukan. Artinya karena Jalan Soekarno-Hatta akan dipakai kegiatan (parade gebyar seni budaya) HUT RI, tetap dilakukan rekayasa lalin,” kata Mashadi, Kamis (21/8/2025).
Menurutnya, rekayasa lalu lintas ini bertujuan mengurangi volume kendaraan di kawasan tersebut. Dishub telah berkoordinasi dengan jajaran pariwisata dan pihak terkait.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Artinya bus pariwisata, mobil VW sudah biasa berkomunikasi untuk tidak melintas di jalan ini (Jalan Soekarno-Hatta saat ada karnaval). Termasuk truk tangki yang biasa melintas, karena ada 20-an truk tangki yang hilir mudik untuk dropping (BBM) lewat jalur ini,” ujarnya.
Dishub juga berkomunikasi dengan para sopir truk tangki agar tidak melewati ruas tersebut saat karnaval berlangsung.
Mashadi menambahkan, rancangan awal arus peserta karnaval akan diarahkan dari arah Masjid Kubah Emas (Blondo).
Sementara peserta dari arah Borobudur, Muntilan, dan Ngluwar juga akan diarahkan melalui Blondo untuk memudahkan penataan urutan parade.
“Kita antisipasi untuk bus pariwisata dari arah Semarang atau Kota Magelang (menuju Candi Borobudur) di Blondo lurus. Masuknya melalui Palbapang. Karena kalau bus pariwisata sudah terlanjur masuk Masjid Kubah Emas dibuang ke kiri maupun kanan bermasalah. Untuk mobil pribadi mau ke Borobudur (sampai Masjid Kubah Emas) belok kanan melalui Sigug,” jelasnya.
Untuk Kantong Parkir …. KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA
About The Author
- Penulis: BNews 2




Saat ini belum ada komentar