Rencana Penerbangan 2000 Lampion Di Candi Borobudur Dikecam Netizen
- calendar_month Kam, 27 Apr 2023

Penerbangan Lampion Waisak di Candi Borobudur
BNews–MAGELANG-– Proses waisak di Candi Borobudur sebentar lagi akan berlangsung di bulan Juni 2023. Dimana juga akan dilakukan penerbangan 2000 lampion dari kawasan Candi Borobudur.
Meski demikian, banyak netizen atau warganet mengecam aksi penerbangan lampion tersebut.
Hal tersebut tampak dalam komentar-komentar di sebuah postingan video. Dimana yang diupload oleh akun instagram @Magelang_wisata.
Dimana dalam postingan tersebut, tampak prosesi pelepasan lampion di kawasan candi borobudur di moment sebelumnya. “Bagaimana tanggapan kalian? #magelang . Video milik .xioting @dw_photography___,” tulis caption postingan tersebut.
Sontak postingan tersebut dibanjiri ratusan komentar dan ribuan like dari netizen. Baik bertanya ataupun mengecam.
Seperti komentar akun @zaina* “itu api bkn ya yg dilampion..gak bahaya ya klo nyangkut..apa ga bikin kebakaran?,” tulisnya.
Ada juga akun @okt* yang memberikan tanggapannya di kolom komentar. “Kalau sekiranya mungkin ada dampak negatif karena banyaknya lampion terbang yg akhirnya pasti jatuh juga, kalau boleh usul mungkin jumlahnya dikurangi tanpa menghilangkan ritual bagi yg merayakan.. 50 atau 100 lampion saja sudah cukup agar kemungkinan dampaknya bisa lebih dikurangi 🙏🙏 mengingat adanya kejadian tahun 2019 di kecamatan Borobudur yg saya tahu,” tulisnya.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
Akun @pikk*** memberikan pertanyaan. “Terus sampah lampion nya diapain?,” tulisnya.
Akun @de.jav*** menuliskan; “Dr pada nyampah bikin musibah 300rb d kumpulin banyak orang bikin Indonesia tiap kota ada hutan sejukk seger bikin paru paru dunia séhat GK bikin gerah,” tulisnya.
Akun @embie*** menuliskan; “Demi cuan segelintir orang merusak lingkungan gjd masalah.. poor indonesiaaaah.. itu 300k dikali brp ribu org dibeliin pohon mlh dpt banyak.. save earth biar mengurangi pmanasan global.. ntr Tuhan murka dikasih bencana nyalahin pemerintah.. 🔥🔥🔥,” tulisnya.
Namun ada juga yang mendukung, seperti komentar akun @lauw**** yang menuliskan “Menerut sy lampion itu sangat indah untuk di padang mata; lampian diadakan hanya 1thn sekali, klo di bilang menggangu atau ga ramah lingkungan menurut sy ngga juga; kan diatas☝🏻sdh ada penjesannya bawa lampion itu terbuat dr kertas bukan dr pastik, boleh donk 1x dlm sehun kita memajakan pandangan mata kita melihat caya yg begitu indah diatas diatas sana👍👍👍👍👍,” tulisnya.
Tentunya masih banyak lagi komentar pro maupun kontra terkait kegiatan rutin tahunan tersebut. Dimana bisa di cek di postingan yang terlampir dibawah artikel ini.
Sebelumnya diberitakan, Sebanyak 2.000 lampion akan dilepaskan saat Festival Waisak Borobudur 2023 pada awal Juni 2023.
Waktu tepatnya Minggu (4/6/2023) mendatang. Dan lokasinya di Lapangan Marga Utama Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.
Koordinator Humas Waisak Nasional 2567 BE/2023, Eric Fernando mengatakan, pelepasan lampion dalam perayaan Waisak kali ini dibagi menjadi dua sesi.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Karena ramai, rencana 2.000 lampion jadi perlu dipisah sesinya,” ucap Eric dikutip Kompas.com (11/4/2023).
Ia menjelaskan untuk sesi pertama dijadwalkan berlangsung pukul 17.30-19.00 WIB, sedangkan sesi kedua berlangsung pukul 20.00-21.30 WIB.
Dan menurutnya, untuk sesi kedua dilakukan pada hari yang sama yaitu Minggu (4/6/2023).
Eri menjelaskan, bagi yang ingin turut serta melepas lampion, bisa mendaftarkan diri melalui laman https://forms.gle/ktDaLXf3SaAFUYM38. Tentunya dengan biaya kontribusi Rp 300.000 per orang.
Setelah melakukan pendaftaran, peserta pun diimbau datang sesuai waktu yang tertera di tiket.
“Apabila datang tidak sesuai dengan tanggal dan jam yang sudah ditentukan, tiket tidak berlaku,” ucap Eric.
Sebagai informasi, tiket yang sudah dibeli tidak bisa dikembalikan biaya kontribusinya (refund).
Adapun harga tiket berlaku untuk satu orang, dan penerbang lampion akan dilakukan minimal oleh empat orang pengunjung dengan dipandu panitia yang bertugas. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar