Ricuh Kalibata Pecah! Setelah Dua Matel Tewas, Massa Liar Datang Merusak Warung Warga
- calendar_month Sab, 13 Des 2025

Ricuh Kalibata Pecah Gegera Matel Dikeroyok
BNEWS—NASIONAL— Polisi terus mendalami kasus pengeroyokan yang menewaskan dua debt collector atau mata elang (matel) hingga memicu kericuhan di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12/2025). Hingga kini enam saksi dari warga telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Kapolsek Pancoran Kompol Mansur mengatakan pemeriksaan saksi dilakukan terhadap warga yang berada di lokasi saat peristiwa berlangsung.
“Kalau minta keterangan saksi, sudah banyak yang kita mintain keterangan. Saksi ada enam, dari pihak warga yang melihat langsung di TKP,” ujar Kapolsek Pancoran Kompol Mansur di Kalibata, Jaksel, Jumat (12/12/2025).
Ia menambahkan, keterangan saksi dari pihak mata elang masih menunggu proses lanjutan. Pemeriksaan baru dapat dilakukan setelah situasi dinilai aman dan keluarga korban melewati masa duka.
“Sementara masih dalam proses. Karena kan masih situasi berduka ya. Ya nanti lah mungkin kalau memang sudah situasinya memang sudah betul-betul kondusif, jenazah sudah dimakamkan, kemudian sudah lari untuk minta keterangan,” jelas dia.
Kompol Mansur menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pihak yang diamankan terkait pengeroyokan tersebut. Ia mengatakan penyelidikan masih berjalan.
“Sampai saat ini lagi ya proses penyelidikan. Nanti tunggu saja. Tunggu saja,” katanya.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Kericuhan terjadi setelah dua mata elang dikeroyok hingga tewas oleh sekelompok orang. Tak lama setelah kejadian, massa lain yang diduga rekan korban datang ke lokasi dan melakukan penyerangan. Sejumlah warung dan sepeda motor milik warga mengalami kerusakan.
“Tiba-tiba ada sekelompok massa yang datang setelah magrib itu, datang langsung merusak, karena dikeroyoknya di TKP di sini,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis (11/12).
“Jadi, akhirnya di sini sasaran daripada kelompok massa itu. Mungkin dari kelompok mereka (korban matel) yang datang menyerang, membabi-buta, merusak warung yang ada di sini,” lanjut Nicolas.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pengeroyokan serta pihak yang melakukan penyerangan susulan. (*)
About The Author
- Penulis: Pemela





Saat ini belum ada komentar