Saat Gerebek Pengedar Narkoba, Sorang Polisi Ditusuk Samurai Oleh Seorang Remaja

BNews–NASIONAL-– Polisi Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Utara AKP PH Siahaan ditusuk samurai saat menggerebek pengedar narkoba di wilayah Koja, Jakarta Utara. Tusukan samurai tersebut diarahkan ke punggung hingga menembus paru-paru korban.

“Saat bertugas, ada pelaku menusuk di bagian punggung belakang. Kena paru-parunya, kena alat,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada wartawan, Selasa (14/2/2023).

Trunoyudo menjelaskan, setelah ditusuk, korban sempat menjalani operasi di RSUD Koja. Namun setelah itu, korban dirujuk ke RS Polri Kramat Jati.

“Awal ditangani RSUD saat ini dipindahkan ke ruang ICU khusus yang ada di RS Kramat Jati Polri. Pasca-operasi tentunya membutuhkan recovery dan keluarga masih menunggu,” ujarnya.

Hingga kini kondisi AKP PH Siahaan berangsur membaik dibandingkan saat pertama kali menerima tusukan dari pelaku.

“Keluarga juga menyampaikan kepada kami ini diikhlaskan sebagai suatu bukti nyata pengabdian Polri dalam melaksanakan tugas, ikhlas di mana tentunya ada risiko dalam menjalankan tugas,” pungkasnya.

Trunoyudo sebelumnya menjelaskan, pelaku penusukan AKP PH Siahaan ternyata masih di bawah umur. Trunoyudo belum menjelaskan secara detail sosok R dan motif pasti aksinya tersebut. Namun yang pasti, R sudah ditetapkan menjadi tersangka dan tengah diperiksa terkait kasus yang ada.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Trunoyudo menambahkan pelaku disangkakan Pasal 338 juncto Pasal 53 subsider Pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun dan paling cepat 5 tahun penjara. Namun, karena statusnya masih di bawah umur, polisi akan memperhatikan terkait penerapan pasal yang disangkakan.

“Sudah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Tentunya akan menganut Undang-undang secara perlakuan khusus anak berhadapan dengan hukum,” ujarnya. (*/detik)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!