Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Semarak Festival Ruwat Rawat dan Grebeg Kopi di Banjarsari Magelang

Semarak Festival Ruwat Rawat dan Grebeg Kopi di Banjarsari Magelang

  • calendar_month 0 menit yang lalu

BNews–MAGELANG Pemuda Karang Taruna Dusun Kepatran, Desa Banjarsari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang menggelar festival “Ruwat Rawat dan Grebeg Kopi” sebagai ajang promosi komoditas lokal menuju pasar global.

Perhelatan bertajuk “Dari Akar Tradisi Leluhur ke Cangkir Dunia”  ini diselenggarakan selama tiga hari dan memadukan unsur budaya, olahraga, gastronomi, hingga edukasi.

Seksi Acara Ruwat Rawat Kopi, Sholahudin, mengungkapkan bahwa ajang ini dirancang sebagai bentuk apresiasi warga atas kelimpahan hasil bumi. Sekaligus sarana melestarikan tradisi.

“Ruwat Rawat ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat. Dalam pertanian, kita meruwat lewat doa dan merawat lahannya agar hasilnya berkelanjutan. Kami ingin mengangkat tradisi warisan leluhur ini hingga menembus cangkir dunia,” ujar Sholahudin, Sabtu (5/9/2026).

Rangkaian acara diawali dengan pentas seni tradisional, karnaval budaya, serta pertunjukan wayang kulit. Puncak festival ditandai dengan ritual Grebeg Kopi, di mana warga mengarak dua gunungan utama berisi biji kopi (green bean) dan kopi bubuk kemasan, berdampingan dengan hasil bumi dari desa sekitar.

Selain atraksi budaya, festival ini menawarkan sejumlah agenda yakni Sport Wellness (Pelari Langlang) yaitu kegiatan lari melintasi kawasan perkebunan kopi warga. Serta Edukasi Gastronomi, pengalaman langsung bagi peserta untuk mempelajari proses olah kopi tradisional, mulai dari penjemuran, penumbukan, sangrai (roasting), hingga penyeduhan (brewing).

IKUTI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Desa Banjarsari merupakan salah satu sentra penghasil kopi Robusta terbesar di Kabupaten Magelang. Sholahudin mencatat, sekitar 90 persen penduduk yang tersebar di tujuh dusun wilayah Banjarsari menggantungkan mata pencaharian sebagai petani kopi.

Pemasaran kopi dari kawasan ini terus berkembang pesat melalui peran koperasi lokal, seperti Koperasi Lereng Kelir Magelang. Hasil panen petani Banjarsari bahkan telah berhasil menembus pasar internasional hingga ke Dubai.

Upaya menjaga keberlanjutan sektor pertanian ini turut didukung oleh regenerasi petani muda di tingkat lokal.

“Generasi muda petani di sini tidak hanya belajar menanam, tetapi juga menguasai teknik pengolahan modern, roasting, hingga barista. Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi agenda tahunan dengan dukungan pemerintah daerah dan Dana Desa,” tutur Sholahudin.

(*)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less