Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Komplotan Pencuri Lintas Provinsi Gondol Beras dan Gabah di Muntilan, Satu Pelaku Masih DPO

Komplotan Pencuri Lintas Provinsi Gondol Beras dan Gabah di Muntilan, Satu Pelaku Masih DPO

  • calendar_month 2 menit yang lalu

BNews-MAGELANG – Tim Resmob Satreskrim Polresta Magelang mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang terjadi di sebuah penggilingan padi di wilayah Muntilan, Kabupaten Magelang.

Dalam kasus tersebut, komplotan yang diduga beraksi lintas provinsi membobol tembok penggilingan padi dan membawa kabur ratusan kilogram beras serta gabah. Dari empat orang yang diduga terlibat, tiga telah diamankan, sementara seorang lainnya masih masuk dalam daftar pencarian orang atau DPO.

Kasat Reskrim Polresta Magelang Kompol La Ode Arwan Syah, S.I.K., M.I.K., melalui Kanit Pidum Satreskrim Polresta Magelang Iptu M Ady Haryanto, menjelaskan bahwa kasus tersebut terjadi di Penggilingan Padi Sri Makmur, wilayah Sriwedari, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

Peristiwa pencurian diketahui pada Rabu, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 05.00 WIB.

Korban, Slamet, 54 tahun, warga Desa Sriwedari, Kecamatan Muntilan, pertama kali mengetahui aksi pencurian tersebut saat hendak mematikan lampu di dalam penggilingan padi.

Saat itu, korban mendapati bagian tembok sebelah selatan bangunan sudah dalam kondisi jebol.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

“TKP merupakan tempat penggilingan padi dengan modus membobol menggunakan palu kurang lebih seberat 5 kilogram untuk merusak tembok. Kemudian mereka masuk dengan menggunakan tangan kosong dan mengambil beberapa beras maupun gabah yang ada di TKP,” kata Iptu M Ady Haryanto.

Setelah mengecek kondisi di dalam bangunan, korban mendapati sejumlah barang telah hilang. Barang tersebut berupa beras jenis mentik wangi dengan total berat sekitar 250 kilogram serta gabah.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp6,2 juta dan kemudian melaporkan kasus itu ke Polsek Muntilan.

Pelaku Diduga Beraksi Empat Orang

Dari hasil penyelidikan, polisi mengungkap bahwa aksi pencurian tersebut diduga dilakukan oleh komplotan yang berjumlah empat orang.

Tiga orang telah diamankan, masing-masing berinisial H (33), warga Sleman, F (26), warga Sleman, dan T (47), warga Surakarta. Sementara seorang pelaku lainnya berinisial A, sekitar 30 tahun, warga Bantul, hingga kini masih dalam pencarian polisi.

“Mereka satu rombongan. Mereka beraksi empat orang, sementara yang belum diamankan masih satu,” ujar Ady.

Menurutnya, salah satu pelaku berinisial H berhasil diamankan petugas di wilayah Yogyakarta. Sementara dua pelaku lainnya sebelumnya telah diamankan oleh aparat kepolisian di wilayah Sleman dalam perkara pencurian lain.

“Adapun yang berhasil kami amankan saudara H di wilayah Yogyakarta. Untuk dua lainnya sudah diamankan di wilayah Sleman, sedangkan satu tersangka lainnya masih DPO,” jelasnya.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk barang hasil kejahatan serta kendaraan yang diduga digunakan dalam aksi pencurian.

“Barang bukti berupa beras dan gabah masih bisa kami amankan. Untuk sementara belum terjual,” kata Ady.

Polisi Sebut Komplotan Beraksi Lintas Provinsi

Polisi menyebut para pelaku dapat dikategorikan sebagai komplotan yang melakukan aksi lintas wilayah.

Pasalnya, sebagian pelaku merupakan warga Daerah Istimewa Yogyakarta, sementara aksi pencurian dilakukan di wilayah Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

“Bisa dikatakan demikian karena mereka warga Yogyakarta beraksi di Muntilan, wilayah Jawa Tengah,” ungkap Ady.

Namun demikian, polisi masih mendalami apakah komplotan tersebut merupakan kelompok yang secara khusus menyasar bahan kebutuhan pokok atau sembako.

“Masih kita pelajari untuk spesialisnya. Sembako atau apa, namun modusnya sama. Kalau spesialis dari hasilnya apa, kita belum bisa menyimpulkan,” katanya.

Diduga Terlibat Pencurian Telur di Salam

KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA…..

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less