Sempat Panen Raya Cabai Merah, Petani Lereng Merapi Mengaku Bisa Tutup Kerugian Saat Pandemi

BNews–MAGELANG-– Diketahui bersama harga cabai di pasaran saat ini masih cukup tinggi. Baik cabai merah, maupun jenis lainnya.

Meskipun demikian, salah satu petani cabai lereng Merapi di Magelang mengaku bahwa stok cabai di ladangnya sudah menipis.

“Kami sempat panen raya itu bulan Juni kemarin. Harga perkilo dari dari petani sekitar Rp 35 ribu sampai Rp 40 ribu untuk cabai merah keriting,” ungkap Poni salah satu petani cabai di Babadan 2 Desa Paten Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang (29/4/2022).

Poni mengungkapkan, saat panen raya kemarin bahkan sekali petik untuk petani cabai di dusunya bisa capai jumlah cukup banyak.

“Saat panen raya kemarin hampir 150 ton total cabai merah keriting dipanen para petani di satu dusun ini,” imbuhnya.

Ia menyebutkan bahwa para petani cabai merah keriting di daerahnya bisa memetik sebanyak 4 sampai 5 kali dengan hasil cukup banyak. Itu tergantuk luasan lahan milik petani.

“Saat ini tinggal sedikit. Sisa-sisa panen raya bulan kemarin. Dan harganya juga masih tinggi karena mungkin banyak yang gagal panen,” ujarnya.

Meski demikian, lanjutnya hasil panen kali ini terbilang cukup bagus. “Panen kali ini harganya cukup bagus, bisa menutup biaya semuanya. Terpenting lagi bisa menutup kerugian dua kali musim panen sebelumnya saat pandemi yang harganya sempat anjlok,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: