Sendratari Kisah Merapi Merbabu Akan Ditampilkan di Ketep Summit Fest 2019

BNews—SAWANGAN—Sendratari Candramuka akan dipetaskan di sela-sela Gunung Merbabu-Merapi Jumat malam 18 Oktober 2019 mendatang. Yaitu, di Ketep Summit Fest 2019 di
DTW Ketep Pass Sawangan Kabupaten Magelang.

Sendratari Candramuka akan mengangkat kisah hidup sejarah Gunung Merapi dan Merbabu. Dimainkan oleh ratusan penari dari Sanggar Kinara Kinari Borobudur.

Advertisements


Kreator Sendratari Eko Sanyoto mengatakan konsep sendratari Candramuka mengangkat dari ekologi gunung Merbabu. “Dimana gunung merbabu tersebut memiliki tiga puncak, yakni Kentheng Songo, Triagulasi dan Syarif. Di lokasi tersebut terdapat berbagai macam ekosistem satwa dan ekologi,” katanya.


“Disitu juga terdapat banyak legenda satwa seperti adanya kera hitam, terdapat juga legenda Dewi Retno Asih, ada juga cerita tentang pedut merapi yang bisa dikatakan berbahaya kalau turun. Dan kisah sendratari ini menunjukan bagaimana menunjukan cara melestarikan alam di Gunung Merbabu,” paparnya.

Eko menegaskan, pelestarian alam merbabu ini yang paling utama adalah sumber mata airnya. “Nantinya semua bersambung antara kisah, cara dan pemangku kebijakan dalam menghadapi semua itu,” tegasnya.

Legenda Candramuka secara tidak langsung mengingat kembali kisah Aji Saka kala itu merubah nama Candramuka menjadi nama Merbabu. “Saat itu masa kerajaan Mamenang yang dipimpin Raja Prabu Kusumo Wicitro merubah nama gunung Candramuka menjadi Merbabu. Dan Merapi yang sebelumnya bernama Candrageni,” terangnya.

Dalam sendratari tersebut, Eko juga ingin menampilkan seorang sosok penjelajah dari Sunda yang pernah singgah di Lereng Merbabu. “Sosok ini juga dikatakan pernah membuat sebuah padepokan di lereng merbabu. Dengan kekuatannya sosok ini disebut Pujonggo Manik,” ujarnya.

“Pujonggo manik adalah sosok yang berilmu yang nantinya menentramkan masyarakat dan menjaga seluruh ekosistem dan ekologi di Merbabu,” tandasnya.

Penasaran dengan kisah seru dengan penuh entertaint dan sakral ini?. Datang ajan jumat malam 18 Oktober 2019 pukul 19.00 wib di Obyek Wisata Ketep Pass Sawangan Magelang. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: