Siap-siap, Untidar Magelang Bakal Buka Prodi D3 Farmasi

BNews—MAGELANG— Universitas Tidar (Untidar) Magelang berencana menambah program studi (prodi) baru yaitu Diploma III (D3) Farmasi. Rencananya, prodi tersebut menginduk Fakultas Pertanian.

Tim penyusun program studi D3 Farmasi, Fakultas Pertanian, Untidar bersama tim Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VI pun melakukan tinjauan instrumen guna persyaratan pembukaan program studi D3 Farmasi tersebut. Peninjuan dilakukan di Ruang Rapat Fakultas Pertanian, Kampus Sidotopo.

perwakilan dari LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah, Gandung Sumardi menungkap bahwa prodi Farmasi memiliki peluang baik di wilayah Magelang. Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja farmasi saat ini cukup tinggi. Tidak hanya untuk tingkat pendidikan S1, tetapi juga teknisi seperti diploma.

“Saat ini sudah tersedia enam dosen berlatar belakang farmasi dan profesi apoteker sejak dua tahun lalu di Fakultas Pertanian. Syarat dosen untuk pengajuan prodi baru ini sudah mencukupi yaitu bakground studinya linier dengan prodi bersangkutan,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima borobudurnews.com, Kamis (18/1/2024).

Dekan Fakultas Pertanian, Joko Sutrisno menyebut bahwa pada instrumen pembukaan prodi terdapat indikator keunikan prodi, seperti target profesi lulusan, mata kuliah, dan lain-lain.

“Borang sudah kita ajukan ke senat universitas. Selanjutnya kami meminta masukan LLDikti terkait borang atau instrumen pembukaan program studi vokasi ini. Kami targetkan semester depan sudah bisa merekrut mahasiswa baru,” ujarnya.

IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

Rektor Untidar, Sugiyarto menyampaikan, pembukaan prodi baru memerlukan masukan agar D3 Farmasi segera menjadi bagian dari Fakultas Pertanian Untidar.

“Kami mengundang LLDikti dalam rangka menambah semangat agar D3 Farmasi menjadi bagian dari keluarga besar Untidar. Ini adalah pendekatan motivasi yang detail, bagaimana teman-teman yang sudah membuat instrumen bisa mencermati dan mereview, dengan harapan surat keputusan bisa turun,” tuturnya.

Sugiyarto menyebut, pembukaan program studi D3 Farmasi akan mewadahi masyarakat yang ingin melanjutkan studi pada bidang farmasi. Ini juga menjadi langkah baik dalam mengembangkan program studi Untidar.

“Ada mimpi bahwa dalam rangka mengemban amanah para pendiri Untidar, mimpinya ‘kan di Untidar mempunyai fakultas kedokteran, minimal fakultas kesehatan. Nah, mimpi ini harus dimulai, salah satu langkahnya dari prodi farmasi dan gizi,” pungkasnya. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: