Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » SIMAK !! Sejumlah Harga Pangan Diprediksi Meroket Harganya di Tahun 2025

SIMAK !! Sejumlah Harga Pangan Diprediksi Meroket Harganya di Tahun 2025

  • calendar_month Sab, 14 Des 2024
  1. Minyak kelapa sawit dan minyak nabati lainnya

Harga minyak nabati diperkirakan akan naik secara signifikan tahun depan dan minyak kelapa sawit menjadi sorotan karena permintaan global yang lebih tinggi memenuhi kendala pasokan. Hal ini disampaikan oleh Cheang Kang Wei, seorang pialang pertanian fisik di perusahaan jasa keuangan StoneX.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA (KLIK DISINI)

“Fenomena cuaca El Nino terbaru memengaruhi budidaya buah kelapa sawit di Indonesia, yang merupakan produsen minyak kelapa sawit terbesar dan menyumbang lebih dari setengah pasokan dunia,” ungkap unit penelitian Fitch Solutions BMI menulis dalam sebuah laporan.

Menurut asosiasi minyak sawit Tanah Air, produksi dalam negeri dalam delapan bulan pertama tahun 2024 mengalami penurunan hampir 5% dari periode yang sama tahun lalu.

“Hal ini diperparah oleh dorongan Indonesia untuk menggunakan lebih banyak minyak sawit untuk produksi biodiesel, yang semakin memperketat pasokan,” kata Cheang, dikutip dari CNBC Internasional.

Minyak nabati lainnya, seperti minyak lobak, juga bisa menjadi lebih mahal sebagai akibat dari tantangan pasokan yang serupa, tambah pialang StoneX.

  1. Daging Sapi

Stephen Nicholson, seorang ahli strategi di bank agribisnis Rabobank mengungkapkan harga daging sapi melonjak akibat kekeringan di dataran selatan AS. Kondisi ini “sangat mengurangi” jumlah ternak.

Operasional peternak sapi potong bergantung pada curah hujan. Hal ini terkait dengan pasokan pakan bagi kawanan hewan mereka. Pasokan ini rentan terhadap kekeringan.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA (KLIK DISINI)

Selama musim kemarau ketika produksi menurun dan ketersediaan pakan ternak ikut berkurang drastis. Alhasil, produsen sering kali membeli pakan tambahan, atau mengurangi jumlah hewan mereka. Ini menyebabkan biaya yang lebih tinggi. AS adalah produsen daging sapi terbesar di dunia dan salah satu eksportir teratas.

Saat ini, harga sapi bakalan berjangka yang diperdagangkan di Chicago Mercantile Exchange naik 16% menjadi US$ 2,59 per pon tahun ini, menurut data dari FactSet. Sapi bakalan adalah sapi muda yang cukup dewasa untuk digemukkan dan disembelih.

Rabobank dan Badan Pengembangan Pertanian dan Hortikultura Inggris memperkirakan penurunan keseluruhan produksi daging sapi global akan membuat harga tetap tinggi pada tahun 2025.

“Kontraksi hewan ternak di empat negara penghasil daging sapi terbesar di dunia akan menyebabkan pengurangan pasokan daging sapi global pertama sejak pandemi Covid-19,” tulis analis Rabobank dalam laporan terbarunya.

Lalu ketiga … KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA

About The Author

  • Penulis: Marisa Oktavani

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less