Simak, Update Perkembangan Covid-19 Kabupaten Magelang Hari Ini

BNews—MAGELANG—Pemerintah Kabupaten Magelang memperbaharui data perkembangan jumlah kasus Covid-19 diwilayahnya, hari ini (1/8/2020). Terdapat delapan pasien suspek baru dan tiga orang kontak erat baru.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi menuturkan kedelapan pasien baru itu berasal dari Kecamatan Secang yakni ada dua orang. Kemudian Kecamatan Mungkid, Sawangan, Tempuran, Kaliangkrik masing-masing satu orang dan Kecamatan Mertoyudan dua orang.

Meski demikian, hari ini juga ada tiga pasien suspek yang pulang membaik. Berasal dari Kecamatan Pakis, Mertoyudan dan Mungkid yakni masing-masing satu orang.

”Dengan data tersebut, maka jumlah kasus suspek saat ini ada 17 orang. Sementara jumlah total kumulatif yang telah pulang membaik sebanyak 294 orang,” kata dia.

Selanjutnya, untuk kasus kontak erat saat ini ada 12 orang. Karena terdapat tambahan tiga kasus baru.

”Untuk kasus terkonfirmasi positif tidak ada penambahan, sehingga jumlahnya saat ini ada 21 orang. Sedangkan jumlah pasien positif yang telah sembuh hingga kini sebanyak 147 orang,”  jelas Nanda.

Sementara itu, jumlah yang meninggal dunia berjumlah 49 kasus. Dengan rincian, 43 orang meninggal berstatus suspek dan enam lainnya berstatus positif Covid-19.

Loading...

”Dengan masih adanya jumlah pasien terkonfirmasi positif, menandakan jika virus corona masih ada,” imbuhnya.

Terkait hal tersebut, Nanda meminta masyarakat agar tetap mematuhi imbauan Bupati Magelang, Zaenal Arifin. Seperti menerapkan disiplin pribadi dan kolektif secara bersama-sama dilingkungan masing-masing baik disiplin soal bekerja, belajar dan beribadah di rumah.

”Selain itu, juga wajib memakai masker saat keluar rumah, tidak berkerumun, jaga jarak minimal satu meter, sering mencuci tangan pakai sabun, konsumsi makanan bergizi, serta menjaga daya tahan tubuh,” pungkasnya.

Download Musik Keren Disini

Sebagai informasi, terdapat pergantian istilah yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia NoHK.01.07/MENKES/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Keputusan ini ditandatangani Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan pada 13 Juli 2020. Yakni Pasien Dalam Pengawasan (PDP) menjadi kasus suspek kemudian Orang Dalam Pemantauan (ODP) menjadi istilah kontak erat. Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) menjadi kasus konfirmasi tanpa gejala (asimptomatik). (mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: