Sindikat Pembobol ATM di Muntilan Dibekuk di Palembang

BNews–MUNGKID– Sempat buron, tiga spesialist pembobol ATM lintas provinsi berhasil diringkus tim resmob Polres Magelang di Palembang pagi tadi (8/4).

BNews–MUNGKID— Sempat buron, tiga spesialis pembobol ATM lintas provinsi berhasil diringkus tim resmob Polres Magelang di Palembang pagi tadi (8/4). Mereka berhasil tertangkap dari hasil penyelidilan dari kasus pencurian pada tanggal 23 Maret 2019 di sebuah brangkat May Bank di Indomart Gunungpring Muntilan Kabupaten Magelang.

Kasat Reskrim Polres Magelang, AKP Bayu Puji Haryanto mengungkapkan bahwa keberhasilan penangkapan pelaku ini setelah kita terima laporan korban di Polsek Muntilan pada 23 Maret 2019 lalu. Dipaparkan untuk kronologi kejadian pencurian ini yakni pada hari Sabtu tanggal 23 Maret 2019 diketahui sekitar pukul 06.30 wib telah terjadi tindak pidana Pencurian Dengan Pemberatan di dalam Swalayan Indomart Gunungpring Muntilan, dimana barang yang hilang berupa uang tunai sejumlah Rp 90.400.000 yang ada di dalam brankas ATM MAY BANK.

Advertisements


“Pelaku ini mengambil uang di dalam brankas ATM tersebut dengan cara mengelas dengan menggunakan Las Api, atas kejadian tersebut korban melaporkan ke Polsek Muntilan,” Paparnya kepada Borobudur News sore ini (8/4).


“Kami sudah lakukan olah TKP waktu itu dan penyelidikan lebih lanjut, dengan hasil kami temukan terduga pelaku yang berada di Palembang dan selanjutnya menyusun langkah peringkusan,” Katanya.

Dijelaslan pula, bahwa pihak Reskrim Polres Magelang juga berkoordinasi dengan Reskrim Polres Semarang karena belum lama terjadi pencurian dengan modus yang sama di Semarang. “Selanjutnya kami tim reskrim Polres Magelang dan Polres Semarang berangkat ke Palembang pada 5 Maret 2019 untuk mencari pelaku pencurian tersebut,” Jelasnya.

Hasilnya pada hari Senin tanggal 08 Maret 2019 sekitar pukul 04.00 wib berhasil melakukan penangkapan terhadap ketiga pelaku di daerah Jln Soekarno Hatta Tanjung Barangan Kota Palembang. Selanjutnya setelah dilakukan interogasi , ketiga pelaku mengakui perbuatan nya yang dilakukan bersama dengan 3 orang teman lain yang sampai saat ini masih dilakukan pencarian.

“Ketiga pelaku tersebut yakni yang pertama Dedi Irawan, 38 warga Jalan Husein Basri Rt 01 Rw 01 Kelurahan Sukamulyo Kecamatan Sematang Borang Kota Palembang Sumatra Selatan yang berperan menjebol Brangkas ATM dengan cara menggunakan Las Api dan ditangani Polres Magelang, kedua RM. Adriansyah, 41 warga Jalan Ki Gede Ingsuro No 378 Rt 13 Rw 03 Kel 28 Ilir Kecamatan Ilir Barat II Kota Palembang Sumatra Selatan ditangani Polres Semarang, dan Ketiga adalah Muhammad Akbar, 35 warga jalan Mayjen Lorong Jiwa No 11 Rt 11 Rw 03 Kelurahan Sungai Lais Kecamatan Kalidoni Kota Palembang namun tersangka ini dilimpahkan ke POLDA Lampung karena tidak ikut terlibat di TKP MAGELANG maupun TKP UNGARAN,” Ungkap Kasar Reskrim Polres Magelang, AKP Bayu Puji Haryanto.

Ketiga pelaku setelah diringkus dan dilakukan interogasi mereka mengaku bahwa bersama teman temannya juga melakukan perbuatan di wilayah lain dengan modus yang sama. Wilayah tersebut yakni pada Bulan Agustus 2018 berlokasi di brankas ATM di swalayan Indomart di daerah Jambi , hasil uang 78 juta, Bulan Februari 2019 berlokasi di brankas ATM swalayan Alfamart di daerah Palembang, Bulan Februari 2018 lokasi brankas ATM di swalayan Alfamart di daerah Lampung Selatan dengan hasil uang sejumlah 170 juta dan pada Bulan Desember 2018 berlokasi di brankas ATM di swalayan Alfamart di daerah Cimahi Bandung, hasil uang sejumlah 140 juta. Sedangkan untuk DPO atau masih dalam buron Andi LLal, 40 warga Mata Merah Kota Palembang Sumsel, Anhar, 50 warga Kilometer 12 Kota Palembang dan Komar, 40 Cianjur Jawa Barat.

AKP Bayu juga mengaku terus koordinasi dengan Polda atau Polres lain yang ada TKP yang di akui oleh tersangka yang sudah di amankan. “Untuk kasus ini masih terus kami kembangkan, dan untuk ketiga tersangka tersebut sudah berada di Mako Polres masing-masing yang menangani,” Pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: