Siswa SLB Juga Semangat Mengikuti Ujian Akhir Nasional di Magelang

BNews–Magelang Utara–  Ujian Sekolah memang saat ini sedang berlangsung untuk jenjang sekolah dasar. Sedangkan untuk SMP dan SMA sederajat sudha berlangsung beberapa pecan lalu.

 

Sama halnya untuk Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri di Kota Magelang ini. Sebanyak 23 siswa SLB negeri mengikuti ujian sekolah.

 

“Seluruh siswa SLB tersebut terdiri dari 6 siswa Tunarungu Wicara (B) mengikuti USBN , 9 siswa Tunagrahita (C). 6 siswa Tunagrahita Ringan (C1) dan  2 siswa Tunadaksa Ringan (D1),” ungkap Kepala Sekolah SLB Negeria Kota Magelang Siti Asnah (4/5).

 

 

“ Untuk soal ujian sekolah untuk siswa tunarungu wicara dari Tim Provinsi. melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, terdapat dua jenis soal yang dikerjakan siswa, yaitu untuk USBN dan Ujian Sekolah,” imbuhnya.

 

Anak yang mengerjakan soal dari provinsi tidak mengerjakan soal dari sekolah begitu juga sebaliknya. “Kemudian lembar jawab setelah selesai mengerjakan LJUS diserahkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk dikoreksi oleh Tim Provinsi Katanya,” paparnya.

 

Asnah juga menambakah, bahwa tidak semua soal berasal dari provinsi hanya tiga mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. “Sedangkan mata pelajaran lainnya dibuat dari sekolah. Meskipun membuat soal sendiri, soal tetap mengacu pada kisi-kisi dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Bidang Pendidikan Khusus agar bobot soal bisa standar,” tambahnya.

 

Siswa yang mengerjakan soal sekolah adalah siswa tunagrahita dan tunadaksa. “Soal tersebut dipilih oleh sekolah karena sekolah lebih mengetahui kemampuan siswa jelasnya,” paparnya.

 

Secara teknis pelaksanaan ujian sekolah di SLB Negeri dilaksanakan sama dengan sekolah regular yakni lengkap dengan pengawas ujian. “Termasuk jadwal ujian sekolah dilaksanakan mulai hari Kamis (03/05) hingga hari Senin(07/05) dengan jadwal ujian sekolah Bahasa Indonsia, Matematika dan IPA karena SLB untuk seluruh Jawa Tengah melaksanakan 5 hari kerja, sehingga yang 1 hari dilaksanakan pada hari berikutnya yaitu Senin,” jelasnya.

 

“Siswa sebelumnya telah dipersiapkan untuk mengikuti ujian sekolah , walaupun penentu kelulusan dari pihak sekolah, Jadi intinya tidak memandang remeh ujian sekolah karena semua demi kebaikan siswa dan kualitas kelulusan,” pungkasnya. (bsn)

 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: