Tabrakan Adu Banteng, 2 Pengendara Motor asal Temanggung Tewas

BNews—TEMANGGUNG— Dua pengendara sepeda motor di Kabupaten Temanggung tewas usai terlibat ’adu banteng’. Kedua korban kecelakaan, Dodo Supadi, 26, dan Gerry, 20, mengalami luka serius di bagian kepala sebelum akhirnya meninggal saat dibawa ke RSUD setempat.

Informasi yang dihimpun, kecelakaan terjadi pada Minggu dini hari, (20/12) sekitar pukul 01.30WIB. Tepatnya di Jalan MT Haryono, depan Pandean Square masuk kelurahan Temanggung II Temanggung. 

Awalnya, sepeda motor AB 6893 VC yang dikendarai Dodo dan Eko Prastyo melaju dengan kecepatan dedang dari arah bulu menuju Temanggung. Setiba di lokasi, warga Dusun Kedungwuluk RT10 RW5 Desa Caruban, Kandangan ini diduga terlalu ke kanan melebihi as jalan. 

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor AA 3294 GY yang dikendarai Gerry dan Albion. Keduanya diketahui merupakan warga Sayangan RT2 RW3, Kelurahan Butuh, Temanggung.

Karena jarak yang telah dekat, sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan. Akibat benturan yang keras keduanya mengalami luka serius pada kepala.

Warga dan teman-teman korban yang mengetahui kajadian tersebut kemudian menolong. Mereka kemudian membawa korban ke RSUD Temanggung. Namun, sesampai di RSUD Temanggung, keduanya dinyatakan sudah meninggal.

Kasubag Humas Polres Temanggung AKP Henny Widiyanti yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. ”Dua korban meninggal dunia adalah pengemudi. Sedang yang membonceng mengalami luka dan kini dalam perawatan rumah sakit,” katanya.

Loading...

Imbuh dia, kepolisian akan meningkatkan patroli untuk mencegah kebut-kebutan sepeda motor di malam hari. Sehingga tercipta kenyamanan di masyarakat.

”Kami akan tingkatkan patroli di jalan-jalan yang diduga sebagai arena balap liar,” pungkasnya. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: