IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Tanggapan Komnas PA Terkait Larangan Istilah “Anjay”

BNews—NASIONAL—Jagad media sosial digemparkan dengan surat edaran dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) mengenai istilah ‘Anjay’. Dalam edaran, Komnas PA meminta publik untuk tak lagi menggunakan istilah tersebut.

Hal itu ditegaskan dalam pres rilis yang juga diunggah lewat akun Instagramnya @komnasanak pada Minggu (30/8/2020).  Istilah anjay saat ini sedang menjadi perbincangan publik karena dinilai memiliki makna kasar.

”Jakarta 29 Agustus 2020. Untuk menjawab pertanyaan dan pengaduan masyarakat kepada Komisi Nasional Perlindungan Anak terkait sedang banyaknya perbincangan mengenai istilah ”Anjay” sehingga viral di media sosial dan berdampak kepada kekhawatiran banyak pihak terutama orang tua terhadap anaknya,” tulisan dalam unggahan tersebut.

Dalam surat edaran tersebut, Komnas PA meminta publik agar menghentikan penggunaan istilah ”anjay” untuk tujuan merendahkan dan melecehkan. ”Jika istilah ”anjay”digunakan sebagai sebutan untuk Merendahkan Martabat Seseorang, istilah tersebut adalah salah satu bentuk kekerasan verbal dan dapat dilaporkan sebagai tindak pidana,” tulisan yang ada dalam surat edaran itu.

”Oleh sebab itu Harus Dilihat Perspektif-nya, karena penggunaan istilah ”Anjay” sedang viral ditengah-tengah pengguna media sosial dan anak-anak,” lanjutnya.

Ketua Umum Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, membenarkan adanya surat edaran tersebut. Menurutnya, larangan istilah ”Anjay” dilihat dari kontek pemakaian.

”Apakah itu bermakna merendahkan martabat, melecehkan, membuat orang jadi galau atau sensara, kalau unsur itu terpenuhi, maka istilah anjay tentu itu mengandung kekerasan. Jika mengandung kekerasan, maka taka da toleransi,” kata Arist. Dikutip dari Kompas.com.

Loading...

Namun bila istilah tersebut digunakan dalam konteks memuji atau mengungkapkan rasa kekaguman, maka Komnas PA tak mempermasalahkan penggunaan istilah ”anjay”. (*/mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: