IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Begini Penjelsan BPPTKG Jogja Soal Kondisi Merapi Terkini

BNews—DUKUN—Merapi baik baik saja pasca erupsi kemarin Minggu 17 November 2019. Menurut data BPPTKG tingkat kegempaan sudah menurun (20/11).

Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hani Humaida saat menhadiri sosialisasi kebencaanaa Gunung Merapi di Balai Desa Sumber Kecamatan Dukun (20/11) mengatakan kegempaan merapi sekarang menurun. “Namun bukan berarti Merapi nya diam, potensi erupsi tetap masih ada,” katanya.

“Meskipun potensi erupsi masih ada, untuk waktu-waktu saat ini masih masuk katagori erupsi kecil,” imbuhnya,

Hani juga menjelaskan bahwa erupsi yang kemarin itu masih masuk katagori kecil. ”Hal tersebut merupakan salah satu karakter merapi yakni volcano tekntonik, tidak seperti erupsi 2010. Saat merapi erupsi tahun 2010 kemarin melontarkan material 130 juta meter kubik, sedangkan kemarin itu cuman puluhan ribu meter kubik saja, paparnya.

“Erupsi-erupsi kemarin yang dikatogorikan kecil tersebut dipicu dari akumulasi gas yang berasal dari dalam kawah. Sehingga jika pergerakan gas banyak dapat memicu meletusnya merapi, jadi tergantung jumlah dan pergerakan gas saja kemarin itu,” ungkapnya.

“Untuk suplay magma baru di kawah merapi masih ada karena ada aktivitas vulkano tektonik tadi. Dan kini material magma di puncak merapi masih mencapai sekitar 400 ribu meter kubik,” tegasnya.

Hani juga menegaskan untuk risiko bahaya masih dalam radius 3 km dari puncak merapi. “Silahkan masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa dalam jarak lebih dari 3 km dari puncak merapi,” sarannya.

Loading...

“Untuk masa erupsi sendiri, merapi bisa disebutkan bisa setiap lima tahun sekali. Namun tidak bisa diprekdisi juga untuk jenis erupsinya seperti apa,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: