Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkab Magelang Siapkan Tempat Isolasi Terpadu

BNews—MAGELANG— Kasus covid-19 di Kabupaten Magelang masih belum reda. Menurut catatan Satgas Penanganan Covid-19 wilayah setempat, pasien positif covid mencapai 1.158 orang, perhari Minggu, (13/12/2020).

Terkait hal tersebut, satgas terus berupaya menekan penambahan kasus terkonfirmasi. Mulai dari menggelar tes usap atau swab masif hingga menambah ruang isolasi terpadu di sejumlah lokasi.

”Kami menyiapkan beberapa lokasi untuk tempat isolasi mandiri terpadu di wilayah Kabupaten Magelang,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi, belum lama ini.

Tempat isolasi terpadu tersebut, kata Nanda, diperuntukkan untuk pasien atau warga yang tidak memiliki tempat yang layak untuk isolasi. Kemudian, direkomendasikan oleh warga atau lingkungan tempat tinggalnya.

”Bagi mereka tidak tidak bergejala dan hanya memiliki gejala ringan,” imbuh dia.

Dia menjelaskan, lokasi yang disiapkan seperti Puskesmas Pembantu (Pustu) Salam di Desa Gulon. Kemudian Laboratorium Kebencanaan milik Universitas Diponegoro di Desa Gulon dan salah satu hotel yang ada di Muntilan.

”Di Pustu Salam ada 13 tempat tidur, di Laboratorium Kebencaaan itu ada sepuluh kamar dan Hotel sekitar 20 kamar,” jelas Nanda.

Loading...
Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)

Lebih lanjut, Nanda menyampaikan bahwa pihaknya juga menyiapkan di Bapelkes di Salaman serta SKB juga di Salaman. ”Khusus di SKB Salaman, saat ini masih dalam pengkajian. Hal itu tak lepas dari banyaknya diperbaikan dan yang harus lengkapi,” ujar dia.

Selain itu, juga menambah jumlah tempat tidur di Rumah Sakit Merah Putih. Sebelumnya ada 33 tempat tidur dan menambah menjadi 67 tempat tidur. ”Juga menambah jumlah tenaga kesehatannya,” paparnya.

Tambah Nanda, tempat isolasi terpadu harus memenuhi beberapa persyaratan agar para penghuni nantinya merasa nyaman. Menurutnya, dengan penghuni nyaman maka mereka bisa menyelesaikan waktu isolasinya dengan tepat.

”Prinsip, bagaimana agar pasien atau warga yang menjalani isolasi itu tidak keluar sebelum waktu yang ditentukan selesai,” pungkasnya. (mta/han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: