TERBARU !! Ada 7 Cara Menghitung Weton Jodoh Menurut Primbon Jawa

BNews–MAGELANG– Cara menghitung weton jodoh memang tidak semua orang paham. Umumnya, cara menghitung weton berdasarkan hari dan pasaran.

Perhitungan weton ini sangat penting bagi orang Jawa. Terutama ketika akan melaksanakan suatu acar penting seperti pernikahan.

Weton digunakan guna menentukan tanggal yang baik untuk pelaksanaan acara tersebut, serta menghindari hari yang dianggap sial.

Selain itu, weton juga digunakan untuk meramal kecocokan pasangan.

Mengingat fungsinya yang sangat penting, maka cara menghitung weton pun tidak bisa dilakukan sembarangan.

Biasanya, perhitungan weton ini diserahkan kepada orang yang cukup ilmu untuk melakukannya.

Namun jika Anda ingin menghitungnya sendiri, berikut cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk menghitung weton guna memprediksi kecocokan Anda dengan pasangan, seperti dikutip dari akun YouTube Kandhako Wong (2/9/2021)

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Untuk menghitung nilai weton, seseorang harus mengetahui tanggal lahir dan pasaran untuk dirinya dan pasangan. Berikut cara menghitung weton jodoh berdasarkan hari dan pasaran.

  • Senin = 4
  • Selasa = 3
  • Rabu = 7
  • Kamis = 8
  • Jumat = 6
  • Sabtu = 9
  • Minggu = 5
  • Legi = 5
  • Pahing = 9
  • Pon = 7
  • Wage = 4
  • Kliwon = 8

Untuk mengetahui kecocokan antara calon mempelai, maka masing-masing hari dijumlahkan dengan wetonnya dan kemudian dikurangi 9. Misalnya, Juriah ingin menikah dengan Suntono.

Juriah lahir pada Senin Kliwon berarti 4+8=12, kemudian, hasil 12 itu dikurangi 9 maka sama dengan 3. Jadi Juriah memiliki sisa angka 3. Kemudian, Suntono lahir pada Selasa Pon, berarti 3+7=10. Kemudian 10-9=1. Jadi, sisa weton Suntono adalah 1.

Selanjutnya, dari patokan di bawah ini akan diketahui apakah kedua calon mempelai tersebut menemui kecocokan atau tidak.

1. PEGAT

PEGAT adalah jika hasil penjumlahan 1, 9, 10, 18, 19, 27, 28, 36. Jika hasilnya PEGAT, maka kemungkinan pasangan tersebut akan sering menemukan masalah di kemudian hari, bisa itu dari masalah ekonomi, kekuasaan, perselingkuhan yang bisa menyebabkan pasangan tersebut bercerai atau pegatan.

2. RATU

RATU adalah jika hasil penjumlahannya = 2, 11, 20, 29. Jika hasilnya RATU, bisa dikatakan pasangan tersebut memang sudah jodohnya. Dihargai dan disegani oleh tetangga maupun lingkungan sekitar. Bahkan banyak orang yang iri akan keharmonisannya dalam membina rumah tangga.

3. JODOH

JODOH adalah jika hasil penjumlahannya = 3, 12, 21, 30. Jika hasilnya JODOH, berarti pasangan tersebut memang beneran cocok dan berjodoh. Bisa saling menerima segala kelebihan dan kekurangannya. Rumah tangga bisa rukun sampai tua.

4. TOPO

TOPO adalah jika hasil penjumlahannya = 4, 13, 22, 31. Jika hasilnya TOPO, dalam membina rumah tangga akan sering mengalami kesusahan di awal-awal namun akan bahagia pada akhirnya. Masalah tersebut bisa saja soal ekonomi dan lain sebagainya. Namun pada saat sudah memiliki anak dan cukup lama berumah tangga, akhirnya akan hidup sukses dan bahagia.

5. PADU

PADU adalah jika hasil penjumlahannya = 6, 15, 24, 33. Jika hasilnya PADU, berarti dalam berumah tangga akan sering mengalami pertengkaran. Namun meskipun sering bertengkar, tidak sampai membawa ke dalam perceraian. Masalah pertengkaran tersebut bahkan bisa dipicu dari hal-hal yang sifatnya cukup sepele.

6. SUJANAN

SUJANAN adalah jika hasil penjumlahannya = 7, 16, 25, 34. Jika hasilnya SUJANAN, maka dalam berumah tangga akan sering mengalami pertengkaran dan masalah perselingkuhan dengan pasangan. Bisa itu dari pihak laki-laki maupun perempuan yang memulai perselingkuhan.

7. PESTHI

PESTHI adalah jika hasil penjumlahannya = 8, 17, 26, 35. Jika hasilnya PESTHI, berarti dalam berumah tangga akan rukun, tenteram, adem ayem sampai tua. Meskipun ada masalah apa pun tidak akan sampai merusak keharmonisan keluarga. (*)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: