Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Terdampak Kekeringan, 101 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke 4 Kecamatan di Magelang

Terdampak Kekeringan, 101 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke 4 Kecamatan di Magelang

  • calendar_month Ming, 13 Sep 2026

BNews–MAGELANG-– Sebanyak 101.000 liter air bersih didistribusikan secara serentak ke 20 titik di empat kecamatan terdampak kekeringan di Kabupaten Magelang, Sabtu (12/9/2026). Empat kecamatan tersebut meliputi Pakis, Tegalrejo, Salaman, dan Borobudur.

Distribusi air dilakukan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) bersama Pemerintah Kabupaten Magelang, Polresta Magelang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Lingkungan Hidup, serta sejumlah elemen masyarakat.

Ketua FPRB Borobudur, Nur Fauzan, mengatakan bahwa bantuan air bersih ini dihimpun dari sinergi berbagai pihak. FPRB bersama Paguyuban Sopir Truk menyalurkan 80.000 liter, Polresta Magelang 6.000 liter, serta BPBD, PMI, dan Dinas Lingkungan Hidup masing-masing 5.000 liter.

“Di Kecamatan Borobudur, wilayah paling parah berada di Desa Majaksingi dan Desa Tegalarum. Sumur warga di Majaksingi sudah kering karena belum terjangkau Pamsimas. Sedangkan di Tegalarum, debit Pamsimas sudah sangat kecil,” kata Fauzan.

Ia menambahkan, pihaknya sudah melakukan aksi dropping air sejak 3 September 2026.

“Kami khawatir jika kekeringan berlanjut sampai November, jumlah desa yang krisis air akan bertambah. Selain dropping air, ke depan kami merencanakan penghijauan di lereng Perbukitan Menoreh,” imbuhnya.

Sementara itu, menurut Bupati Magelang, Grengseng Pamuji, masalah kekeringan tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah daerah sendirian.

“Musim kemarau hari ini jauh lebih panas dan kering, sehingga air bersih menjadi kebutuhan vital. Pasokan air di beberapa kecamatan menipis dan mengganggu aktivitas ekonomi, kesehatan, serta kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Grengseng menegaskan, Pemkab Magelang fokus menangani krisis ini dengan mengalokasikan anggaran kedaruratan serta menyiapkan aplikasi layanan cepat lewat BPBD.

“Masalah ini bukan masalah seseorang atau satu kelompok saja, tetapi masalah kita bersama. Kami juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian alam dan sumber mata air,” pungkasnya. (mta)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less