Terkait SNMPTN 2022, LTMPT: Jika Ragu Dengan 2 Pilihan Prodi Maka Pilih Satu Saja!

BNews—MAGELANG— Sekretaris Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Bekti Cahyo Hidayanto mengingatkan pentingnya pendampingan Guru Bimbingan Konseling (BK). Dalam pemilihan prodi pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN).

“Pendaftaran SNMPTN Tahun 2022 akan dibuka 4 hari lagi pada 14 Februari 2022. Jika siswa ragu atau tidak mantap dengan 2 pilihan prodi silahkan isi 1 prodi saja,” kata Bekti pada acara Sosialisasi SNMPTN, UTBK-SBMPTN, dan Seleksi Mandiri Universitas Tidar Tahun 2022, Kamis (10/2).

Pemilihan prodi menjadi penting dikarenakan jika nantinya siswa tersebut diterima di pilihan kedua dan dia tidak melakukan registrasi maka akan berdampak pada SMA/SMK/MA asalnya.

“Siswa yang diterima SNMPTN dan tidak melakukan registrasi maka sekolah asalnya akan di ‘black list’ oleh perguruan tinggi bersangkutan. Siswa tersebut juga tidak bisa mengikuti Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) tahun ini dan 2 tahun berikutnya,” tambahnya.

Selain pemilihan prodi, pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh sekolah sebagai syarat SNMPTN juga perlu diperhatikan.

“Kami mohon agar tahun depan sekolah bisa memanfaatkan waktu pengisian PDSS SNMPTN sebaik-baiknya. Kami  lihat di minggu-minggu awal belum banyak yang mengisi PDSS SNMPTN. Baru di 3 hari terakhir semua berebut mengisi sehingga mengakibatkan adanya gangguan sistem.  Selain itu kami menghimbau agar Bapak Ibu Guru BK memiliki integritas yang tinggi.

Siswa yang eligible betul-betul yang memenuhi syarat dan ‘bukan permainan’. Perguruan Tinggi membutuhkan siswa yang natural, yang cocok dengan pilihan prodinya, sehingga bisa selesai tepat waktu dan saat lulus terjun ke masyarakat bisa memberikan banyak kontribusi bagi bangsa dan negara,” tegasnya.

Download Aplikasi BorobudurNews (klik disini)

Lebih lanjut Ia menjelaskan kuota mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN hanya 20 %. Ada yang lebih dari 20 % akan tetapi rata-rata di luar Jawa.

“20 % itu masih termasuk di dalamnya siswa yang telah ditentukan dalam Undang-undang, yaitu siswa dari daerah 3 T (Terdepan, Terpencil dan Tertinggal). Kenapa lewat SNMPTN, ya karena kalau harus bersaing di UTBK SBMPTN sulit untuk lolos. Selain itu Kuota SNMPTN juga mengakomodir siswa dari keluarga pra sejahtera,” tambahnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Noor Farid berterima kasih kepada guru BK se-Karesidenan Kedu yang bisa mengikuti kegiatan sosialisasi ini baik secara langsung hadir di Gedung Kuliah Umum dr. H. Suparsono, Untidar. Dengan ijin Satgas Covid-19 Kota Magelang serta pengawalan dari Polsek Magelang Utara, Satpol PP dan Koramil Magelang Utara.

Bagi yang berhalangan hadir bisa mengikuti kegiatan ini secara online via zoom atau live streaming youtube Universitas Tidar.

“Kami mengadakan kegiatan ini secara offline dan online (hybrid). Alhamdulillah kami diperkenankan untuk mengundang para guru BK di wilayah Karesidenan Kedu untuk hadir di Gedung H.R. Suparsono Untidar. Karena memang sudah diizinkan oleh Satgas Covid-19 Kota Magelang. Mohon agar Bapak Ibu Guru BK tetap prokes selama mengikuti kegiatan,” tuturnya.

LTMPT adalah lembaga penyelenggara tes masuk perguruan tinggi yang terbaik dan terdepan di Indonesia, dan berkomitmen melaksanakan tes masuk perguruan tinggi yang kredibel, adil, transparan, fleksibel, efisien, dan akuntabel. Farid berharap para Guru BK selalu mengakses seluruh informasi resmi dari LTMPT.

Daya tampung Untidar tahun 2022 adalah sebanyak 3275 mahasiswa. Adapun jalur masuk UNTIDAR melalui SNMPTN, SBMPTN, dan Jalur Mandiri Untidar meliputi Seleksi Mandiri Jalur Prestasi (SMJP) dan Seleksi Mandiri Ujian Tulis (SMUT).

Informasi yang lebih lengkap dan detail mengenai Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Untidar bisa diakses melalui laman https://um.untidar.ac.id. Untuk sosial media melalui instagram universitastidar, facebook Universitas Tidar dan twitter untidar. (*)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!