Tiga Bulan Tutup, Wisata Candi Borobudur Rugi Ratusan Miliar

BNews–BOROBUDUR— Wabah Virus Corona (Covid-19) memang membuat kerugian besar disemua sektor di Indonesia. Termasuk wisata, salah satunya Taman Wisata Candi Borobudur di Kabupaten Magelang.

Wisata Candi Borobudur ini diketahui sudah tutup sejak 20 Maret 2020 lalu. Tidak hanya itu, di bawah naungan PT TWC juga menutup wisata Candi Prambanan dan Ratu Boko di Yogyakarta.

Mereka mengaku mengalami kerugian miliaran rupiah semenjak ditutup karena wabah tersebut. “Ya mungkin ini estimasilah, ya. Estimasi kalau rata-rata dengan target kami selama satu tahun, mungkin sekitar Rp 150 miliar, kita kehilangan pendapatan,” kata Direktur Utama PT TWC Edy Setijono kemarin (19/5/2020).

Sebenarnya mereka memiliki wacara akan dibuka lagi pertengahan Mei ini. Namun ternyata wabah belum usai, dan kini penutupan diperpanjang hingga 29 Mei 2020.5.19

Menurutnya, kerugian ini terjadi terhadap semua orang tidak hanya TWC saja. “Yang penting adalah bagaimana kita ini sekarang siap-siap,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan juga untuk tidak boleh bersedih berkempanjangan. “Makanya, tadi saya sampaikan dalam pembagian bantuan, kenapa baru sekarang, tidak kemarin di awal-awal. Karena kami harus berhitung dulu kehilangan pendapatan tiga bulan itu,” paparnya.

Selama kawasan candi ditutup, kata Edy, pemeliharaan dan perawatan tetap dilakukan. Termasuk, perawatan taman agar tetap bagus dan nyaman bagi pengunjung.

Loading...

Perawatan kan tetap, kan bisa dilihat, rumputnya selalu bagus. Kita tekankan meskipun work from home, tapi teman-teman yang terkait maintenance taman tetap jalan,” pungkasnya. (*/her)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: